From Coal Hater and ESG Lover to Coal Lover and Coal Evangelist
Beberapa bulan lalu ketika harga coal sudah di atas 100 dollar tapi harga saham coal belum naik, banyak yang bilang coal is death dan ESG akan menjadi raja dunia.
Dan sekarang ketika semua negara ESG lover seperti Jerman dan Inggris krisis energi lalu balik menggunakan lagi Coal sebagai sumber energi terbesar mereka, mendadak semua orang lupa dengan ESG.
Ketika kelangkaan energi terjadi, tak ada lagi yang ingat dengan ESG, tak ada lagi yang bilang Coal Sunset, dan tiba-tiba semua orang jadi Coal Lover.
From coal hater
https://stockbit.com/post/6482988
https://stockbit.com/post/6481662
https://stockbit.com/post/6471631
To be coal evangelist
https://stockbit.com/post/7237677
Coal evangelist itu mirip dengan technology evangelist. Pendukung coal garis keras.
https://bit.ly/39CLvwf
Nampaknya ketika rilis LK Q3 dan Q4 2021 nanti, akan makin banyak yang murtad dari coal hater menjadi coal lover evangelist.
Semua akan coal pada waktunya? Time will tell.
Saya masih ingat tahun lalu di Oktober 2020 saya menginisiasi pendirian grup solidaritas Coal.
https://stockbit.com/post/4737291
Waktu itu saya mendirikan solidaritas Investor Coal Lover agar semua tetap semangat ikhlas nyangkut di coal. Karena banyak investor coal yang galau akibat harga saham coal anjlok, harga komoditas coal pun anjlok. Banyak kampanye negatif di saham coal. Waktu itu sunset everyday di coal.
Dan ternyata berkat saling menguatkan, akhirnya hingga sekarang masih banyak yang istiqomah di jalan coal.
Semoga saja apa yang dikatakan oleh @davefroshanzen bisa terwujud
https://stockbit.com/post/7092012
Investor Coal terpaksa kaya.
Tetap Semangat Investor Coal. Penderitaan kita selama dua tahun terakhir ini semoga bisa terbayar lunas.
Disclaimer: http://bit.ly/3bLj4Oc
$PTBA $ITMG $ADRO $INDY $BUMI