📰 AUTO: Laba Bersih 3Q26 Naik +3% YoY, Tertahan Pelemahan Kontribusi JV & Asosiasi, 9M26 Sedikit Lampaui Ekspetasi
Stockbit’s Take
▪️ Astra Otoparts ($AUTO) mencatat laba bersih Rp648 M pada 3Q26 (+3% YoY, +9% QoQ), sehingga laba bersih selama 9M26 mencapai Rp1,8 T (+15% YoY) dan sedikit melampaui ekspektasi karena setara ~75% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun terakhir: ~72% laba bersih tahunan).
▪️ Perlambatan pertumbuhan laba bersih 3Q26 utamanya disebabkan oleh bagian laba entitas asosiasi dan ventura bersama yang turun -4% YoY (vs. 9M26: +17% YoY), sementara laba usaha masih tumbuh +6% YoY seiring kenaikan pendapatan +18% YoY yang didorong segmen ‘automotive component manufacturing’ (+26% YoY).
Pendapatan +18% YoY pada 3Q26, Didorong Segmen ‘Automotive Component Manufacturing’
▪️ Pendapatan pada 3Q26 tumbuh ke Rp6,2 T (+18% YoY), sehingga pendapatan selama 9M26 naik +15% YoY ke Rp17 T.
▪️ Pertumbuhan pendapatan pada 3Q26 utamanya didorong oleh segmen ‘automotive component manufacturing’ (+26% YoY), yang diatribusikan oleh manajemen kepada meningkatnya permintaan OEM seiring kenaikan volume produksi motor dan mobil, sejalan dengan kenaikan wholesales mobil (+31% YoY) dan penjualan motor (+9% YoY) pada 3Q26.
▪️ Sementara itu, segmen ‘trading’ tumbuh lebih moderat (+6% YoY), didukung oleh perluasan portofolio produk aftermarket serta jaringan distribusi dan ritel.
Kontribusi JV&A Melemah, Terutama dari PT GS Battery
▪️ Penurunan bagian laba entitas asosiasi dan ventura bersama (JV&A) pada 3Q26 utamanya ditekan oleh PT GS Battery, sehingga bagian laba AUTO turun -48% YoY ke Rp17,5 M meski pendapatan PT GS Battery masih tumbuh +10% YoY.
▪️ Berdasarkan kalkulasi kami, penurunan ini disebabkan oleh tekanan margin EBIT PT GS Battery yang turun ke 3,1% pada 3Q26 (vs. 3Q25: 7,1%) dan terlihat berlanjut sepanjang 2026 (1Q26: 4,7%; 2Q26: 3,8%). Kami menduga pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang menekan biaya PT GS Battery.
▪️ Di luar PT GS Battery, bagian laba JV&A masih tumbuh +1% YoY pada 3Q26, sehingga pelemahan JV&A pada kuartal ini relatif terkonsentrasi pada PT GS Battery.
Stockbit’s View
▪️ Secara keseluruhan, kami menilai kinerja AUTO pada 3Q26 masih solid secara operasional, dengan pertumbuhan pendapatan yang utamanya didukung oleh kenaikan penjualan segmen ‘automotive component manufacturing’.
▪️ Kami melihat pertumbuhan pendapatan segmen tersebut masih dapat berlanjut, didukung oleh pemulihan permintaan OEM yang sejalan dengan pemulihan wholesales mobil.
▪️ Namun, kami menilai kontribusi JV&A ke depan akan menjadi salah satu faktor kunci pertumbuhan laba AUTO, mengingat porsi bagian laba JV&A yang mencapai ~42% dari laba sebelum pajak. Dalam hal ini, perbaikan margin PT GS Battery menjadi hal yang perlu dicermati.
