MIDI 3Q26: Laba Bersih +10% YoY, Sejalan Ekspektasi, Ditopang Akselerasi SSSG

▪️ Midi Utama Indonesia ($MIDI) mencatat laba bersih Rp220 M pada 3Q26 (+10% YoY, 0% QoQ), sehingga laba bersih selama 9M26 mencapai Rp706 M (+19% YoY) dan relatif sejalan dengan ekspektasi karena setara ~77% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun terakhir: ~79% laba bersih tahunan).

▪️ Sebagai catatan, pertumbuhan laba bersih selama 9M26 terbantu oleh low–base seiring kerugian Lawson pada 1H25, yang baru didivestasikan pada Mei 2025. Secara underlying (mengecualikan Lawson), laba bersih selama 9M26 tumbuh +11% YoY.

▪️ Laba usaha pada 3Q26 tumbuh +10% YoY, utamanya ditopang oleh pendapatan, sementara margin usaha relatif flat. Sebagai catatan, 3Q26 merupakan kuartal pertama dengan perbandingan tahunan yang bersih pasca–divestasi Lawson.

Topline: SSSG Terakselerasi, Pertumbuhan Luar Jawa Berlanjut

▪️ Pertumbuhan pendapatan pada 3Q26 mencapai +11% YoY, ditopang oleh akselerasi SSSG sebesar +5,2% YoY (vs. 3Q25: -1,4%, 2Q26: +2,7%), sehingga SSSG selama 9M26 mencapai +4,2% YoY (vs. 9M25: +2,1%).

▪️ Sebagai catatan, MIDI mereklasifikasi pengakuan pendapatan dari top–up pulsa dan paket data pada 2026 menjadi fee–based income. Jika pendapatan tersebut turut diperhitungkan secara apple–to–apple, SSSG mencapai +6,1% YoY pada 3Q26 dan +4,9% YoY selama 9M26.

▪️ Secara geografis, pertumbuhan utamanya dikontribusikan oleh area luar Jawa (+16% YoY) yang kini berkontribusi ~51% dari total pendapatan (vs. 3Q25: ~49%), diikuti Jawa di luar Jabodetabek (+13% YoY) dan Jabodetabek (+4% YoY).

Margin Laba Usaha Flat, Kenaikan Margin Laba Kotor Diimbangi oleh Kenaikan Opex

▪️ Margin laba kotor pada 3Q26 naik tipis +20 bps YoY ke level 27% (vs. 2Q26: 26,8%), seiring kenaikan margin pada segmen ‘non–food’ ke level 30% (vs. 3Q25: 29,5%) dan ‘food’ ke level 24,3% (vs. 3Q25: 24,1%).

▪️ Kenaikan pada margin laba kotor di–offset rasio SG&A pada 3Q26 yang sedikit naik +10 bps YoY ke 22,8%, sehingga margin laba usaha tercatat relatif stabil di level 5,2% (vs. 3Q25: 5,3%).

▪️ Sebagai catatan, kinerja MIDI pada 3Q26 merupakan kuartalan pertama perseroan dengan perbandingan tahunan yang bersih pasca–divestasi Lawson pada Mei 2025. Margin laba usaha yang relatif flat pada 3Q26 mengkonfirmasi bahwa perbaikan margin laba usaha +40 bps YoY selama 9M26 ke level 5,4% lebih mencerminkan efek hilangnya kerugian Lawson ketimbang operating leverage.

____
Amara Beatrice (@amarabeatrice)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy