🗒️ ISAT Closed–Door Meeting Key Takeaways
Stockbit mengadakan Closed–Door Meeting dengan Indosat ($ISAT) pada Kamis (17/9). Berikut poin–poin utama dari pertemuan tersebut:
AI Neocloud Memiliki Margin Laba Bersih 15%, Pengembangan AI Data Center akan Dilakukan via Zankore
• Bisnis AI Neocloud yang dikelola oleh ISAT memiliki margin laba bersih sekitar 15%, dengan laba bersih diproyeksikan mencapai ~US$45 juta atau Rp805 M dari kontrak pendapatan tahunan sebesar ~US$300 juta mulai 2027, naik dari proyeksi laba bersih selama 2026 di level ~US$15 juta atau Rp268 M.
• Bisnis AI Neocloud memiliki kapasitas akhir sebesar 28 MW, dengan pengembangan bisnis AI data center selanjutnya akan dilakukan melalui Zankore.
• Dalam bisnis model AI data center, ISAT hanya mengeluarkan capex untuk GPU dan server, sementara infrastruktur data center termasuk lahan, listrik, dan air akan disediakan oleh vendor.
ISAT Memiliki Porsi Kepemilikan 37% di Zankore; Pengembangan Zankore akan Utamakan Kepastian Permintaan, Customer Berkualitas & Kemitraan dengan Nvidia
• ISAT memiliki porsi kepemilikan sebesar 37% di Zankore, diikuti oleh Nvidia sebesar 11%, dan Nokia sebesar 3%. Sedangkan Ooredoo Group memiliki porsi kepemilikan terbesar, yaitu 49%. Porsi kepemilikan ISAT sebesar 37% lebih besar dibandingkan estimasi kami sebelumnya, sehingga potensi kontribusi Zankore pada kapasitas 200 MW terhadap laba ISAT naik dari proyeksi kami sebelumnya di kisaran Rp1,6–2,4 T menjadi ~Rp2,9 T [https://stockbit.com/post/35114343].
• Perlu dicatat bahwa angka–angka proyeksi tersebut belum memperhitungkan potensi interest income yang hilang dari dana yang digunakan ISAT untuk berinvestasi pada Zankore. Sementara itu, pembiayaan untuk 100 MW telah diamankan Zankore seperti yang diberitakan pada 9 September 2026 [https://stockbit.com/post/35632793].
• Seluruh pelanggan Zankore memiliki kontrak selama 5 tahun dengan skema take–or–pay, sehingga customer tetap memiliki kewajiban pembayaran selama periode kontrak. Zankore menargetkan customer berkualitas dengan ability to pay tinggi, terutama first–tier AI developers dan hyperscaler dari luar negeri. Permintaan domestik masih relatif kecil karena belum terdapat AI lab yang cukup besar. Nvidia pun akan mengambil sebagian kapasitas Zankore.
• ISAT memitigasi risiko investasi AI data center dengan mengutamakan kepastian permintaan, di mana pembelian GPU hanya dilakukan setelah terdapat permintaan yang pasti.
• Kemitraan strategis dengan Nvidia sejak 2024 memberikan ISAT akses GPU yang lebih cepat di tengah keterbatasan pasokan yang terjadi saat ini. ISAT dapat memperoleh GPU dalam sekitar 2–3 bulan, dibandingkan waktu tunggu 2–3 tahun pada umumnya.
Zankore Dibiayai melalui Ekuitas untuk Menjaga Fleksibilitas Finansial
• ISAT memilih berinvestasi di Zankore melalui metode ekuitas untuk menjaga fleksibilitas finansial di tengah kebutuhan capex 5G yang besar.
• Untuk pengembangan 5G ke depan, ISAT akan mengalokasikan capex sekitar Rp10 T — termasuk untuk aktivasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz — yang ditujukan untuk meningkatkan network performance, customer experience, serta mendorong peningkatan ARPU.
______
Christian William Munaba (@chriswill97)
Investment Analyst Stockbit