Jangan sampai tertipu permainan bandar.

tulisan kali ini saya belajar dari pak @ricky2212 https://stockbit.com/post/35267036 -> silahkan baca tulisan beliau di link ini karena sangat berguna memahami cara MM bekerja

jadi, inti dari tulisan beliau itu sebenarnya bertujuan mengedukasi investor dan trader agar tidak terjebak ilusi analisis bandarmologi konvensional鈥攌hususnya ketergantungan pada data broker summary harian鈥攌arena posisi kepemilikan dan transaksi pengendali pasar (market maker) sangat mudah dimanipulasi di balik layar.

hal ini juga sering disampaikan pak teddy di grup: "saya tidak perhatikan siapa beli dan siapa jual, karena itu mudah dimanipulasi" saya lampirkan salah satu isi chat beliau di grup.

aku gak tega kalau banyak orang yang masih ketipu sama permainan bandar. aku sangat sering menemukan di stream "oh si AA akum, si ZZ buang" "bandar YY saja akum, masak kalian gak" "harga GG di 1000 sekarang harganya 200 ayok beli karena bandar dak akan mau jual murah"

dan perkataan semisalnya. atau yang paling aneh dan selalu membuat ku tertawa membacanya: "ARAKAN NDAARRR!" ini orang siapa, malah nyuruh2 bandar 馃椏馃椏馃椏

oiya, tulisan mengenai asbunnya warga SB ini sudah pernah aku tulis di https://stockbit.com/post/34175756

kalian tak tau bandar itu bekerja bagaimana, karena kalian belum pernah jadi bandar. atau kalian jikapun kita diberitahu bagaimana bandar bekerja, berarti itu bandar yang aneh karena memberitahukan cara mainnya sendiri.

atau cara lain kalian harus punya "koneksi" tapi kan kita pada umunya gak punya relasi seluas itu buat tahu dan kenal dekat dengan bandar.

jikapun kenal, kalian tetap bisa berkemungkinan rugi karena orang bisa merubah keputusan di tengah jalan. sekarang dia bilang beli dan hold, bisa jadi suatu saat dia malah jualan dan menikam kamu. sudah banyak kejadian seperti ini.

makanya, aku gak pernah memasukkan rumus ke 4 dari cara trading ku saat ini: 1 momentum, 2 teknikal sederhana, 3 volume kejadian. tidak ada yang ke 4: lihat siapa beli dan jual.

Satu lagi,

Ada namanya Hukum Goodhart: Ketika Indikator Dijadikan Umpan

Dalam teori ekonomi berlaku Goodhart's Law: ketika sebuah indikator ukuran dijadikan target, indikator tersebut kehilangan fungsinya sebagai alat ukur yang baik.

Prinsip ini berlaku pada bandarmologi. Dahulu, ketika data broker summary masih dibuka secara real-time dan belum banyak buku atau kelas yang mengajarkannya, anomali volume broker tertentu memang sempat memberikan sinyal arah harga.

Namun, begitu metode tersebut dipelajari jutaan ritel dan dibuatkan indikator otomatis:

1. Market maker memahami persis parameter apa yang sedang diperhatikan ritel di layar mereka.
2. Pola-pola akumulasi sengaja dibentuk (painted on the tape) untuk memancing algoritma dan ritel masuk.
3. Saat ritel mengira "bandar belum jualan karena Top Buyer masih netral", barang sebenarnya telah terdistribusi melalui akun-akun sekuritas ritel kecil yang tidak masuk radar 3 besar.

Nah, jika seperti ini, bagaimana kita tahu cara akumulasi yang real dan fake dari membaca bandar?

Karena saham itu ada seni nya, ia bisa berubah cara mainnya, menyesuaikan kondisi dan situasi. tak ada rumus pasti.

Tapi, aku yakin akan tetap akan ada yang denial di kolom komen. tak apa, asalkan kalian bisa benar-benar untung rutin, ya lanjutkan. Aku hanya sampaikan apa yang aku pelajari dari guru yang aku baca tulisannya dan aku jadikan mentor macam pak teddy.

Terakhir, kalau beda pendapat di kolom komen, silahkan. Gunakan bahasa yang baik, dan jangan nyinyir tanpa landasan. Karena tulisan itu mencerminkan kualitas otak kalian. Kalau masih tetap nyinyir ya langsung saya blok. Berarti anda bukan target tulisan saya.

$IHSG $IMPC $PTRO

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy