"Bursa Hong Kong mencatat kemajuan dalam menarik lebih banyak perusahaan asing untuk melakukan listing
Bursa diperkirakan akan mengalami masuknya lebih banyak emiten internasional pada paruh kedua tahun ini, terutama dari perusahaan barang konsumsi dan jasa, menurut PwC"
Bursa saham Hong Kong semakin menarik sejumlah perusahaan asing dari berbagai wilayah Asia dan Amerika Utara yang sedang mencari akses ke modal internasional. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan dalam ambisi bursa tersebut untuk menjadi pusat global bagi perusahaan yang ingin menghimpun dana.
Perusahaan terbaru yang berencana bergabung dalam kelompok tersebut adalah Kazakhstan Temir Zholy, operator kereta api Kazakhstan dan pemilik armada lokomotif serta kereta terbesar di negara tersebut.
Menurut operator bursa Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX), perusahaan tersebut mengajukan proses untuk listing di Hong Kong pada 30 Juni.
Langkah tersebut dilakukan kurang dari dua minggu setelah mantan CEO Kazakhstan Temir Zholy, Talgat Aldybergenov, mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa perusahaan tersebut sedang berada di jalur untuk melakukan triple listing di Hong Kong, London, dan Kazakhstan sebelum akhir tahun ini.
Menurut PwC, bursa Hong Kong berpotensi mengalami peningkatan jumlah perusahaan internasional yang melakukan listing pada paruh kedua 2026 dan sepanjang 2027. Awal bulan ini, PwC mengatakan bahwa mereka telah menerima banyak pertanyaan dari perusahaan-perusahaan luar negeri yang berminat melakukan listing di Hong Kong.
Sebagian besar perusahaan yang melakukan inquiry tersebut berasal dari Asia Tenggara dan Timur Tengah, dengan perusahaan di sektor barang konsumsi dan jasa menjadi salah satu kandidat yang paling aktif, menurut PwC.
Di dalam antrean perusahaan yang masih menunggu persetujuan HKEX juga terdapat Silvercorp Metals dari Kanada dan PT MNC Digital Entertainment dari Indonesia.
“Perusahaan yang ingin melakukan listing pada paruh kedua tahun ini memiliki jendela waktu yang relatif lebih pendek,” kata Perris Lee, Head of Equity Capital Markets Asia-Pacific di Mergermarket.
Menurut Lee, perusahaan-perusahaan tersebut perlu menentukan harga dan meluncurkan penawaran ketika sentimen pasar sedang mendukung. Sentimen pasar saham dapat berubah dengan cepat karena berbagai gejolak atau noise yang datang dari sektor kecerdasan buatan (AI).
Lee menambahkan, sebagian besar perusahaan yang menargetkan transaksi di Hong Kong sebelum akhir 2026 kemungkinan juga akan berusaha menyelesaikan proses tersebut sebelum pemilu sela (midterm elections) Amerika Serikat pada awal November.
Disclaimer Bukan ajakan jual/beli.
RT $MNCN $AMMN $MBMA
1/2

