RG simetris itu KANDIDAT. NG net nol di harga sama itu TERBUKTI. Dua-duanya sering
disebut "crossing" — padahal bobot buktinya beda jauh.
Saya tulis ulang inti Part 2 di sini biar bisa langsung didebat.
【 Kenapa NET menyesatkan 】
Net = gross buy − gross sell. Broker yang membeli 10 juta lembar dan menjual 10 juta
lembar mencatat net nol, identik dengan broker yang benar-benar tidak bertransaksi.
Padahal yang pertama memindahkan 20 juta lembar melalui pintunya. Untuk mendeteksi
crossing, net adalah kolom yang paling tidak berguna.
【 Dua pola 】
1. Self-cross — satu broker hadir di Top Buy dan Top Sell pada hari yang sama, dengan
harga rata-rata beli ≈ harga rata-rata jual. Matched = min(volume beli, volume jual).
2. Cross antar-broker — top buyer dan top seller berbeda, tetapi volumenya nyaris
identik pada harga yang sama.
【 Ukurannya 】
%vol = matched ÷ volume hari × 100.
Ini menjawab pertanyaan yang benar: bukan "apakah ada crossing", tapi "seberapa besar
porsi keramaian hari ini yang sebenarnya cuma perpindahan". Angka 5% dan 45% dua
cerita yang sama sekali berbeda meski dua-duanya "ada crossing".
【 Jebakan yang harus disebut 】
Broker ritel besar hadir dua arah setiap hari karena mereka agregat ribuan nasabah.
Membacanya sebagai self-cross bandar adalah kesalahan kategori, dan itu berarti
menuduh pihak yang salah.
Part 1 (Crossing Index NeoBDM): https://cutt.ly/6yzLkvOy
Kalau ada yang punya kerangka berbeda untuk memisahkan crossing sah dan crossing
patut-curiga, saya mau dengar. Ini bagian yang menurut saya belum settled.
⚠️ Crossing adalah mekanisme yang sah. Tulisan ini soal cara membaca data,
bukan tuduhan terhadap sekuritas mana pun. Edukasi, bukan rekomendasi beli/jual.
#CrossingIndex #BrokerSummary #PasarNegosiasi #Bandarmologi
$KPIG $NEST $BUMI