ASII Mau Tambah Kepemilikan AUTO, Free Float Bisa Turun Jadi 15%!!!
PT Astra International Tbk (ASII) berencana meningkatkan kepemilikannya di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui Penawaran Tender Sukarela. Saat ini ASII telah memiliki 3.855.786.337 saham AUTO atau 80% dari total saham beredar. ASII berencana membeli maksimal 238.442.293 saham, setara sekitar 4,947% saham AUTO.
Harga yang ditawarkan dalam tender offer tersebut adalah Rp3.600 per saham, sehingga nilai transaksi maksimal mencapai sekitar Rp858,3 miliar apabila seluruh saham yang ditawarkan berhasil dibeli. ASII akan menggunakan dana internal untuk transaksi tersebut. Harga saham AUTO sendiri saat ini mencapai Rp3.390.
Jika seluruh saham yang ditawarkan berhasil diambil, kepemilikan ASII di AUTO akan meningkat dari 80% menjadi maksimal 84,947%, atau sekitar 4.094.228.630 saham.
Laporan bulanan pemegang saham AUTO per Juli 2026 sendiri mencatat saham free float sebesar 961.402.243 saham atau 19,95% dari saham tercatat. Jika seluruh saham tender offer berasal dari saham free float dan seluruhnya berhasil diserap ASII, maka free float AUTO secara teoritis akan berkurang menjadi sekitar 722.959.950 saham atau 15%, yang masih aman karena memenuhi batasan minimal dari BEI.
Lalu, kenapa ASII melakukan tender offer ini? Alasan yang disampaikan adalah untuk meningkatkan kepemilikan di AUTO. Jadi, tender offer ini bukan karena AUTO sedang mengalami masalah, melainkan lebih kepada langkah ASII untuk meningkatkan kepemilikan atas salah satu bisnis komponen otomotifnya.
Kalau melihat kinerjanya, AUTO justru sedang mencatatkan pertumbuhan yang cukup positif. Pada semester pertama 2026, pendapatan AUTO mencapai Rp10,8 triliun, naik sekitar 13% secara yoy dari Rp9,5 triliun pada 1H25. Laba kotor juga meningkat dari Rp1,53 triliun menjadi Rp1,68 triliun, atau tumbuh sekitar 10%. Untuk laba bersihnya mencapai Rp1,15 triliun pada 1H26, naik sekitar 23%.
Kinerja AUTO didukung oleh dua bisnis utama, yaitu perdagangan dan manufaktur komponen otomotif. Pada 1H26, pendapatan eksternal dari perdagangan mencapai sekitar Rp5,26 triliun, sementara manufaktur komponen otomotif mencapai sekitar Rp5,58 triliun. Dari sisi laba kotor, perdagangan memberikan kontribusi sekitar Rp1,29 triliun, sedangkan manufaktur komponen otomotif sekitar Rp458,4 miliar.
Lalu seberapa besar AUTO berkontribusi terhadap ASII? Karena ASII saat ini memiliki 80% AUTO, maka secara sederhana sekitar Rp921 miliar dari laba bersih AUTO menjadi bagian ekonomis ASII. Angka tersebut setara sekitar 7,35% dari laba bersih ASII sebesar Rp12,53 triliun pada 1H26.
Jika tender offer berhasil penuh dan kepemilikan ASII naik menjadi 84,947%, maka secara sederhana bagian ASII atas laba AUTO akan meningkat menjadi sekitar Rp978 miliar, dengan asumsi memakai acuan laba AUTO posisi 1H 2026. Artinya, ada tambahan sekitar Rp57 miliar terhadap bagian laba ASII dari AUTO.
Ada yang pegang saham AUTO?
馃憠 Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.
Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
$AUTO $ASII $ASGR
1/4



