bismillah sedikit belajar menulis dan sharing :D
Danantara, VKTR, dan BNBR : kenapa suntikan Rp 2 Trilliun ini menarik ??
yang menarik bukan sekedar cerita tentang "jual bus listrik" tetapi ada beberapa hal
1. VKTR bukan cuma jual bus listrik saja
jadi modelnya bukan hanya produksi bus --> jual bus --> dapat uang, maka pertumbuhannya hanya sekedar banyaknya unit yang dijual.
Namun VKTR sedang diarahkan ke konsep mobility-as-a -service (MaaS), apa artinya??? artinya, bisnis bisa mencakup kendaraan listrik, charging, maintenance, pengelolaan armada, sampai pelayanan mobilitas.
jadi potensinya bisa menjadi RECURRING BUSINESS.
2. Mendukung hilirisasi mineral
Indonesia yang kita sama sama tau, memiliki cadangan mineral penting yaitu nikel yang akan menjadi bagian dari rantai industri baterai.
secara sederhana : mineral --> material baterai --> baterai --> kendaraaan listrik --> layanan transportasi
VKTR itu berada dimana?? VKTR berada di bagian HILIR dari rantai tersebut, jadi ketika indonesia mendorong hilirisasi mineral, VKTR berpotensi sebagai salah 1 pengguna di akhir ekosistem tersebut.
3. Yang membuat saya menarik --> Glencore
glencore yang kita tau merupakan salah satu perusahaan komoditas dan mineral terbesar dunia, dilaporkan memiliki saham VKTR sekitar 3,29% . Kalau benar ini menarik karena glencore berada di sisi mineral/komoditas, sementara VKTR berada di sisi kendaraan listrik.
tapi yang belum tentu ada kontrak bisnis langsung ...
tetapi yang mulai strategis hubungannya yaitu
glencore --> mineral
envision --> teknologi energi/EV
VKTR --> kendaraan listrik dan mobility
Danantara --> modal
jadi kesannya sudah mulai terlihat ekosistemnya.
4. lalu apa si hubungan dengan BNBR???
yg menarik menurut saya adalah BNBR merupakan pemegang saham VKTR yaitu sekitar 24,4%, sehingga apabila VKTR berhasil berkembang dan valuasinya naik signifikan, aset VKTR yang dimiliki BNBR juga ikut meningkat nilainya.
Tetapi ada hal yang perlu diperhatikan --> DANANTARA memiliki opsi ekuitas, yang artinya dalam struktur transaksi tertentu, pendanaan tersebut dapat memiliki opsi untuk konversi sebagai saham VKTR. kalau konversi terjadi, ya pemegang saham lama seperti BNBR akan terdilusi
jadi yang dipikirkan bukan "Danantara masuk Rp.2triliun." tetapi " diharga berapa Danantara nantinya bisa mendapatkan saham VKTR
kesimpulan saya si...berita Danantara --VKTR sebagai katalis strategis, tapi bukan jaminan harga sahamnya pasti naik. kalau pendanaan terealisasi VKTR berhasil meningkatkan skala bisnisnya, ekosistem EV berkembang dan valuasi VKTR naik, maka BNBR berpotensi juga mendapatkan efek posisit berkat kepemilikannya di VKTR.
namun saya juga masih melihat 3 hal :
1. perjanjian definitif danantara --VKTR
2. harga dan mekanisme opsi konversi saham
3. seberapa besar peningkatan laba dan cashflow VKTR setelah mendapatkan pendanaan.
jadi bukan sekedar danantara memberikan pendanaan 2T ke perusahaan bus listrik tetapi "apakah VKTR sedang diposisian menjadi salah 1 pemain dalam ekosistem EV dan hilirisasi Indonesia?" kalau jawaban iya --->BNBR bisa menjadi salah satu pihak yang ikut menikmati kenaikan nilai ini..
disclaimer ya...tulisan ini sekedar sharing dan opini pribadi bukan ajakan membeli atau menjual saham... semoga apa yang sedang dijalanin semua berhasil amin...terima kasih :D
$VKTR $DEWA $BNBR
@ourarchiveid
