imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ARCI 1H26: Laba Bersih +133% YoY

Stockbit’s take:

▪️ Archi Indonesia ($ARCI) mencatat laba bersih US$50 juta pada 2Q26 (+69% QoQ, +109% YoY), menandai level kuartalan tertinggi sejak 3Q20, sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai US$80 juta (+133% YoY) atau setara 55% estimasi 2026F konsensus di US$147 juta (vs. 1H25: ~34% laba bersih 2025).

▪️ Secara kuartalan, laba usaha pada 2Q26 mencapai US$88 juta (+59% QoQ, +78% YoY), ditopang oleh volume penjualan emas yang pulih ke level ~31.800 oz (+41% QoQ) meski harga jual justru turun -7% QoQ ke US$4.510/oz.

▪️ Pendapatan naik +35% QoQ pada 2Q26, sementara cash cost hanya naik +16% QoQ seiring laju kenaikan beban jasa kontraktor yang hanya +10% QoQ, sehingga margin laba kotor pada 2Q26 naik ke level 47,1% (vs. 1Q26: 42,8%).

▪️ Laba bersih pada 2Q26 juga didorong oleh pendapatan operasi lainnya yang berbalik laba US$6 juta (vs. 1Q26: rugi US$0,2 juta), di mana ~85% di antaranya berasal dari penjualan perak (vs. 1Q26: tidak ada).

▪️ Secara kumulatif, lonjakan laba bersih selama 1H26 ditopang oleh kenaikan pendapatan +67% YoY, utamanya didorong oleh kenaikan harga jual yang menembus US$4.686/oz (+52% YoY), sementara volume hanya tumbuh +9% YoY.

▪️ Margin laba bersih selama 1H26 naik ke level 24,9% (vs. 1H25: 17,9%), didukung oleh kenaikan cash cost yang lebih moderat sebesar +30% YoY serta beban usaha dan beban keuangan bersih yang hampir tidak berubah.

▪️ Per Jumat (28/8) pagi, ARCI belum merilis data operasional resmi maupun menyelenggarakan earnings call untuk 1H26.

Stockbit's View: Harga Sudah Berbalik, Volume 2H26 Menjadi Penentu

▪️ Kami menilai bahwa pasar akan merespons positif rilis laporan keuangan ini, mengingat konsensus mengisyaratkan ARCI hanya perlu mencetak laba bersih ~US$67 juta pada 2H26 atau -16% di bawah capaian 1H26.

▪️ Berdasarkan perhitungan kami, ARCI mencetak volume penjualan ~54.300 oz selama 1H26, setara ~38% dari guidance produksi 2026 di level ~143 ribu oz yang disampaikan manajemen pada earnings call kinerja 2025.

▪️ Kami menilai laba bersih ARCI dapat melampaui estimasi konsensus jika volume penjualan selama 2026 sesuai dengan guidance di ~143 ribu oz, terlebih harga emas telah kembali rebound ke level ~US$4.600/oz meski rata–rata harga emas global pada 3Q26 masih di level US$4.233/oz.

▪️ Key upside:
1) akselerasi volume penjualan selama 2H26 menuju guidance produksi 2026 di ~143 ribu oz;
2) ekspansi kapasitas pengolahan dari 4 juta per tahun menjadi 6 juta ton per tahun, yang disebut manajemen akan menambah produksi sekitar 35–45 ribu oz setelah beroperasi pada akhir 2027; dan
3) kenaikan nominal dividen tahun buku 2026 seiring tingginya kenaikan laba bersih pada 1H26 yang mencapai +133% YoY.

▪️ Faktor risiko:
1) penurunan harga emas global;
2) kenaikan cash cost pada 2026 seiring pengembangan beberapa tambang; dan
3) pasar memperlakukan laba bersih ARCI selama 2026 sebagai puncak siklus, dengan ARCI diperdagangkan pada ~13,6x P/E 2026F konsensus.

[Sumber: Laporan Keuangan]

_____
Theodorus Melvin (@TheodorusMelvin)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy