imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BSSR DYOR

Data per: 27 Agustus 2026 | Disclaimer: Bukan rekomendasi jual/beli

ANALISIS STRUKTUR FUNDAMENTAL, VALUE INVESTING, KESEHATAN UTANG, BENEFICIAL OWNER, DIVIDEN, DAN PETA TEKNIKAL SAHAM BSSR

AUDIT DATA PERMODALAN (BSSR)

1.1. Kode Ticker: BSSR (PT Baramulti Suksessarana Tbk).

1.2. Harga Saham Perdagangan Terakhir (P): Rp4.470 per lembar saham.

1.3. Jumlah Saham Beredar (Listed Shares): 2,6165 Miliar lembar saham (2.616.500.000 lembar).

1.4. Kapitalisasi Pasar (Market Cap): Rp11.695,75 Miliar (Rp11,69 Triliun).

AKUMULASI KINERJA KEUANGAN KUARTAL I (Q1) 2026 DAN PROYEKSI TAHUNAN

2.1. Laba Bersih Q1-2026: Rp430 Miliar (Rp429,75 Miliar / Rp0,43 Triliun).

2.2. Proyeksi Laba Bersih Disetahunkan (Annualized Net Profit FY2026):
2.2.1. Formula: Laba Q1 x 4.
2.2.2. Perhitungan: Rp430 Miliar x 4 = Rp1.720 Miliar (Rp1,72 Triliun).

2.3. Laba Bersih per Saham Disetahunkan (Annualized EPS):
2.3.1. Formula: Proyeksi Laba Disetahunkan / Jumlah Saham Beredar (2,6165 Miliar Lembar).
2.3.2. Perhitungan Presisi: Rp1.720.000.000.000 / 2.616.500.000 lembar = Rp657,37 per lembar saham.

KALKULASI VALUASI UTAMA & PERSPEKTIF VALUE INVESTING

3.1. Price to Earnings Ratio (PER) Disetahunkan: 6,80x.
3.1.1. Formula: Harga Saham / Annualized EPS.
3.1.2. Perhitungan Presisi: Rp4.470 / Rp657,37 = 6,80 kali.

3.2. Evaluasi Sudut Pandang Value Investing:
3.2.1. Pada PER 6,80x, BSSR diperdagangkan pada valuasi SANGAT MURAH (UNDERVALUED) khas sektor pertambangan komoditas batu bara.
3.2.2. Angka PER di bawah 10x mencerminkan marjin keamanan yang solid, meskipun pasar cenderung memberi diskon akibat siklus fluktuasi harga batu bara global.
3.2.3. Penilaian Margin of Safety (MoS): TINGGI (HIGH MOS). Valuasi harga saat ini memberikan batasan pelindung risiko penurunan harga yang sangat baik bagi pemburu dividen.

PENGENALAN BISNIS DAN PORTOFOLIO PRODUK BSSR

4.1. Profil Perusahaan: PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) adalah emiten produsen dan eksportir batu bara termal nasional yang beroperasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

4.2. Portofolio Bisnis Utama & Produk:
4.2.1. Pertambangan Batu Bara: Menghasilkan batu bara kalori rendah hingga menengah (Low-to-Medium GAR Coal) yang diminati pasar pembangkit listrik domestik (DMO) dan ekspor.
4.2.2. Perdagangan & Infrastruktur Penunjang: Pengelolaan fasilitas pelabuhan muat (jetty), fasilitas remukan batu bara (crushing plant), dan angkutan tongkang terintegrasi.

ANALISIS KESEHATAN NERACA DAN RISIKO UTANG LAPORAN KEUANGAN

5.1. Struktur Pengelolaan Utang & Solvabilitas:
5.1.1. BSSR mengabaikan rasio utang berbunga (interest-bearing debt) tinggi dan konsisten menjaga struktur modal yang sangat sehat (Net Cash Position).

5.2. Evaluasi Kemampuan Membayar Utang (Debt Serviceability):
5.2.1. Arus kas operasional yang melimpah memungkinkan perseroan mendanai capex dari modal internal tanpa bergantung pada pinjaman bank skala besar.
5.2.2. Kesimpulan Kesehatan Keuangan: SANGAT KOKOH (Low Financial Risk). Beban bunga minimal membuat daya tahan neraca BSSR sangat kuat menghadang penurunan harga komoditas.

ULTIMATE BENEFICIARY OWNER (UBO) SERTA INTEGRITAS MANAJEMEN

6.1. Ultimate Beneficiary Owner (UBO):
6.1.1. Pemilik Manfaat Akhir (UBO) BSSR dikendalikan oleh Ghan Djoe Hiang (Keluarga Baramulti Group) bersama mitra strategis internasional (termasuk Tata Power).

6.2. Evaluasi Integritas CEO dan Pemilik (Management Track Record):
6.2.1. Manajemen memiliki rekam jejak tata kelola perusahaan yang bersih, konsisten membagikan hasil usaha kepada pemegang saham publik, serta ramah terhadap investor ritel.
6.2.2. Kehadiran investor strategis multinasional memberikan kontrol pengawasan Good Corporate Governance (GCG) yang independen dan disiplin.

KONSISTENSI DAN REKAM JEJAK PEMBAGIAN DIVIDEN

7.1. Histori & Kebijakan Dividen:
7.1.1. BSSR ADALAH SALAH SATU EMITEN DENGAN DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR) TERINGGI DI BEI, secara rutin membagikan dividen 2 kali dalam setahun (Interim & Final).

7.2. Proyeksi Yield Dividen:
7.2.1. Dengan estimasi DPR di atas 70%–80% dari laba bersih, estimasi dividend yield BSSR dapat mencapai 10% – 18% per tahun tergantung harga rata-rata batu bara.
7.2.2. Kesimpulan Dividen: BSSR MERUPAKAN EMITEN CHAMPION UNTUK STRATEGI DIVIDEND CASH-COW JANGKA PANJANG.

INSIGHT RISIKO-RISIKO BISNIS UTAMA

8.1. Risiko Volatilitas Harga Batu Bara Global:
8.1.1. Pendapatan perseroan sangat bergantung pada pergerakan indeks harga batu bara (HBA/ICI). Penurunan permintaan ekspor dari Tiongkok atau India langsung mempengaruhi marjin.

8.2. Risiko Regulasi Permintaan DMO & Royalti Tambang:
8.2.1. Aturan wajib pasok kebutuhan dalam negeri (Domestic Market Obligation) dan fluktuasi tarif royalti pemerintah dapat menekan batas keuntungan kotor.

8.3. Risiko Cuaca (Curah Hujan Tinggi):
8.3.1. Operasi tambang terbuka (open-pit) rentan terhadap cuaca ekstrem yang dapat mengganggu target produksi dan pengapalan.

ANALISIS TRADING: PETA TEKNIKAL SUPPORT, RESISTANCE, DAN STOP LOSS

9.1. Harga Perdagangan Terakhir: Rp4.470 per lembar.

9.2. Level Support 1 (Batas Penopang Terdekat): Rp4.350 – Rp4.400 (Area konsolidasi pembeli).

9.3. Level Support 2 (Batas Kuat / Key Support): Rp4.150 – Rp4.200 (Area psikologis akumulasi harga).

9.4. Level Resistance 1 (Target Uji Atas Terdekat): Rp4.600 – Rp4.680.

9.5. Level Resistance 2 (Target Ekspansi Utama): Rp4.850 – Rp5.000.

9.6. Batas Stop Loss Disiplin (Manajemen Risiko Trading): Rp4.100 (Wajib Cut Loss jika harga ditutup di bawah Rp4.100 untuk mengantisipasi penurunan teknikal lebih dalam).

PANDUAN STRATEGIS DAN KEPUTUSAN UNTUK INVESTOR PEMULA

10.1. Bagi Investor Jangka Panjang (Investing / Dividend Hunter):
10.1.1. BUY & HOLD. BSSR didukung valuasi PER murah (6,80x), arus kas dividen melimpah, UBO terpercaya (Ghan Djoe Hiang), dan risiko utang rendah. Sangat cocok diserap bertahap saat terjadi pelemahan.

10.2. Bagi Trader Jangka Pendek (Trading / Swing):
10.2.1. TRADING BUY. Beli dekat area Support Rp4.350–Rp4.400, target Take Profit di Rp4.680–Rp4.850, dan terapkan disiplin Stop Loss ketat di Rp4.100.

KESIMPULAN

11.1. Secara Fundamental: BSSR mencatatkan laba bersih Q1-2026 sebesar Rp430 Miliar (disetahunkan Rp1,72 Triliun) dengan EPS Rp657,37. Diperdagangkan pada PER murah 6,80x dengan modal 2,62 Miliar lembar saham.

11.2. Secara Praktis: Dipimpin oleh konglomerasi Baramulti (Ghan Djoe Hiang), BSSR adalah saham penghasil kas (cash machine) yang sangat unggul untuk strategi investasi berbasis imbal hasil dividen (dividend yield play).

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy