Proyek PSEL (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) Danantara di Bekasi resmi dimulai ground breaking pada 26 Agustus 2026 oleh Danantara di Bantargebang, Ciketing Udik, Kota Bekasi.
Data proyek:
Investasi: Rp 3 triliun
· Kapasitas olah sampah: 1.500 ton/hari (500.000+ ton/tahun)
· Kapasitas listrik: cukup untuk 55.000 rumah
· Pengurangan emisi: 640.000 ton CO₂e/tahun
· Serap tenaga kerja: ~1.000 orang
· Target operasi: pertengahan 2028
· Teknologi: moving grate incinerator dengan sistem pengendalian polusi setara standar Uni Eropa
· Listrik dijual ke PLN dengan harga USD 0,20/kWh melalui PPA
---
Kaitan dengan Emiten MHKI
PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) adalah emiten pengelola limbah B3 dan non-B3 yang terdaftar di BEI.
Titik kaitannya:
1. Saham MHKI melonjak karena pasar menaruh ekspektasi MHKI akan dilibatkan dalam proyek PSEL Danantara, termasuk yang di Bekasi.
2. Dalam 1 tahun terakhir, saham MHKI naik 100%.
3. Kinerja keuangan MHKI juga tumbuh: laba bersih Rp 39,9 miliar (+24,16% YoY), pendapatan Rp 212,9 miliar (+23,6% YoY).
4. MHKI sudah menjadi vendor PLN dengan kontribusi pendapatan Rp 27,2 miliar.
CATATAN PENTING:
· MHKI SAAT INI BELUM MEMILIKI FASILITAS PSEL/WtE (waste-to-energy). Bisnis inti MHKI adalah pengolahan limbah, B3, dan medis, bukan pembangkit listrik dari sampah.
· Belum ada pengumuman resmi bahwa MHKI memenangkan tender atau mendapat kontrak proyek PSEL Bekasi dari Danantara.
· Kenaikan saham MHKI lebih didorong oleh sentimen pasar (hype proyek PSEL), bukan karena kontrak nyata.
DYOR, Bukan Ajakan Jual Beli Saham
($MHKI)
