imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kalau sebuah saham rutin membagikan dividen, ada dogma influencers yang selalu diinternalisasi sampai mengakar:
1. Dividen adalah ilusi, karena itu adalah aksi korporasi untuk distribusi bandar, dan uang yang dibagikan diambil dari market value sahamnya, jadi akhirnya rugi
2. Saham berdividen rutin tidak bisa dapat capital gain
3. Saham Indonesia tidak bisa simpan lama karena kebijakan pemerintah dan makroekonomi seperti Venezuela

Afh iyh?

Saya kasih beberapa contoh saham yang ada di universe investasi saya, termasuk saham-saham yang saya HAKA PUCUK secara konsisten sampai hari ini

Saya kasih skenario yang paling SADIS:
1. Kita asumsikan investor ini saking BODOHnya, dia nggak eskpek akan ada gap down saat ex date, jadi dia HAKA PUCUK DI CUM DATE
2. Kita asumsikan investor ini bukan hanya bodoh, tapi juga SIAL. Dia haka pucuk bukan cuma di cum date, tapi juga cum date TERTINGGI saham tersebut sejak IPO
3. Kita asumsikan investor ini saking bodohnya, dia NGGAK TAHU MONEY MANAGEMENT, jadi dia ๐Ÿชฑ๐Ÿชฑ๐Ÿ‰๐Ÿ‰ di cum date tertinggi tersebut

UNIC cum date tertinggi 11 Januari 2022 @ 14.375, harga sekarang 15.000 (+4,17%). Capital gain-nya terdengar sepele, tapi coba hitung sendiri, sudah berapa dividen yang ia kumpulkan sejak 2022, compound return growth-nya left as an exercise for the reader

$TAPG cum date tertinggi 11 Agustus 2026 @ 1780, harga sekarang 1.950 (+9,55%)

PBID cum date tertinggi 4 Juni 2025 @ 520, harga sekarang 525 (+0,96%)

$AADI cum date tertinggi 17 November 2025 @ 8750, harga sekarang 10.000 (+14,29%)

$TOTL cum date tertinggi 18 Mei 2026 @ 1185, harga sekarang 1.535 (+22,8%)

Masih kurang? Saya kasih satu fakta lagi yang lebih mengejutkan: saham-saham di atas hanya contoh saham di universe saya saja. Masih banyak contoh lain yang BELUM masuk ke universe saya karena:
1. Ilmu saya masih dangkal
2. Pengalaman saya baru kemarin sore, dan pastinya,
3. Saya BUKAN profesional di sektor pasar modal, saya punya karier di sektor yang sama sekali berbeda, saya tidak punya waktu untuk selalu mantau market, saya hanya meluangkan waktu seadanya dari kesibukan saya, untuk menabung sisa-sisa recehan setelah biaya hidup

Di luar sana, banyak profesional yang berkarier full time di bursa saham, dengan ilmu, pengalaman, dan full time effort yang lebih banyak, yang punya universe lebih luas dan contoh lebih banyak

Lalu dengan resource, waktu dan effort seadanya, bagaimana saya bisa punya conviction untuk haka pucuk hingga lebih dari 2T (TOTL + TAPG)?

Apakah saya cari yang yield-nya paling besar lalu bismillah haka pucuk? Apakah saya memilih yang historical price action-nya paling bagus?

Nggak juga, return masa lalu bukanlah jaminan masa depan. Saya sama sekali nggak lihat yield, apalagi historical price action

Saya lihat fundamental dulu, dan fundamental ini tidak lengkap tanpa panjang landasan pacu pertumbuhan (growth runway length). Jadi bukan yang laba bersihnya tidak pernah lumpy, karena sebagai pengusaha yang lebih sering jatuhnya daripada bangunnya, laba lumpy itu hukum alam bagi saya. Lumpy tidak masalah kalau runway di depannya masih panjang dan mulus. Daripada yang tampak cepat dan mulus padahal nggak jauh lagi, runway-nya sudah habis menjadi unpaved gravel

Akhir kata, saya ingatkan kembali motto hidup saya:

I love cum โค date

Read more...

1/6

testestestestestes
2013-2026 Stockbit ยทAboutยทContactHelpยทHouse RulesยทTermsยทPrivacy