Salah satu hal yg lucu dri trading adalah cara kita membaca chart bs berubah setelah pnya posisi. Pas blm beli, resist kelihatan jelas, support bs ditunggu, bahkan udh pnya rencana klo harga turun. Namun, begitu lgsg entry dan candle mulai merah, tiba2 support yg jebol dianggap cm shakeout alias istilah lucunya "kena cium abis itu ditinggal naik lg", wkwkwk.
Pdhl jika posisi itu blm kita punya, mungkin akan bilang, "apabila level ini jebol, ak ga mau msuk dulu". Begitu sahamnya udh kebeli, narasinya berubah jd, "kayaknya msih bs mantul, sihh". Pelajarannya apa? Yaps, kecenderungannya kita itu mempertahankan bkn analisisnya, tpi keputusan yg udh terlanjur kita buat.
Dlm behavioral finance, ada konsep cognitive dissonance, yaitu kondisi ketika kenyataan yg kita lihat bertentangan dgn keyakinan kita. Gampangnya, kita udehh percaya saham ini bakal naik nihh, lalu market menunjukkan sebaliknya. Otak kita jd ga nyaman, sehingga kita cenderung mencari penjelasan yg bikin keputusan awal rasa2nya ttp masuk akal.
Makanya sblm entry, km hrs bs menentukan dulu, klo salah, bentuk salahnya sprti apa? Jika support tertentu jebol, brrti apa? Klo breakout gagal, apa yg dilakukan? Klo volume ternyata ga mendukung, msih valid atau udh berubah? Jd, ketika market bergerak berlawanan, km ga perlu mengubah narasi hnya supaya posisi terlihat msih aman.
Sayangnya, bnyk org justru baru membuat alasan setelah harga turun. Pas ijo bilang breakout, merah katanya shakeout, trss ketika makin ambless diomong akumulasi, sampai akhirnya CL ketika kerugiannya udh jauh lebih besar dri rencana awal. Intinya, bagian tersulit dri trading emg ada di sini, yaitu menerima bahwa kita bs salah tanpa hrs mencari pembenaran.
Knpa? Ya market ga peduli analisis kita sebagus apa, dan ga punya kewajiban mengikuti skenario yg udh kita analisis. Makanya, aku bikin e-book Seni Psikologi Trading: Menjadi Dingin di Market yang Kejam, karya organik 100% (sy penulis) dgn pengutipan teori2 & pengalaman sy selama kurleb 5 tahunan ini.
Apabila km pernah mengalami fase hrsnya CL, tpi malah mencari alasan buat bertahan, mungkin bakal relate. Detailnya ada di link profil. Klo kamu sendiri, pernah ga mengubah alasan setelah entry cm krn harga ternyata bergerak berlawanan?
Random TAG: $BBRI $ENRG $IHSG
