"The Power of Conviction - TUGU"

Enough with $ESSA, saatnya sharing sedikit cerita mengenai $TUGU, khususnya selama market crash kemarin

Berbicara mengenai "portfolio jangka panjang saya", sebagian audience khususnya yang sering liat Instagram story saya pasti uda sering dengar tentang ADRO. Tapi ada satu emiten yang jarang sekali saya bahas, yakni TUGU

TUGU pertama kali saya beli di sekitar akhir pertengahan 2025, average price? Rp 965, berarti sudah floating profit +40%an

Alasan beli? simply karna:

> Story perampingan jumlah asuransi umum BUMN sangat menarik buat saya kala itu, mengingatkan saya dengan jaman BRIS dari perampingan perbankan syariah (real proven example)

> Fundamental bagus, why not?

> Dividend level jumbo sebagai uang tunggu selama momentumnya belum mulai

> Undervalued, because it's a must

Ya bayangkan saja membeli TUGU kala itu (di kondisi saya) seperti membeli barang murah yang tinggal masalah waktu untuk harganya diapresiasi, meanwhile selama menunggu, bakal dapat dividend jumbo. For me, it was a very good bargain for my long term portfolio

NOTE:

Saya jarang liatin atau nongkrong di stream TUGU, tapi saya rasa uda banyak thesis mengenai story TUGU, jadi saya rasa ga ada urgency untuk cover kembali thesis TUGU

Mungkin setelah ada perkembangan dari perampingan asuransi BUMN, baru saya bakal mulai bahas TUGU dari waktu ke waktu

===========================

"I Know Exactly What I'm Doing"

Saat market crash kemarin, TUGU jatuh dari level Rp 1,400an turun hingga Rp 1,000an. Selama turunnya harga TUGU kemarin, sebenarnya ada satu cerita menarik antara saya dan saudara saya (yang kebetulan portfolionya memang saya manage juga)

Saudara:
"Ini market lagi turun, kenapa TUGU ga kita jual aja? kita ga tau TUGU kapan bakal naik lagi, jadi amankan saja profit yang tersisa"

Saya:
"HOLD, leave this to the expert, I know exactly what I'm doing"

Kala itu, menurut saya menjual TUGU guna mengamankan profit yang tersisa merupakan keputusan yang kurang bijak, simply karna:

>Saya 100% pasti akan kehilangan low average price saya (Rp 965)

>Tidak ada yang bisa melihat masa depan, tidak ada yang tau kapan suatu saham akan hit the bottom atau akan naik kembali

>Menjual kala crash sama saja dengan menunjuklan kalau saya ga tau betul apa yang saya beli

Well...
Turns out I was right after all, TUGU is back at Rp 1,400 just a few months later

Experience speaks at the end of the day

===========================

"The Plan"

So, what's next?

Saya punya kepercayaan tinggi kala nanti asuransi umum BUMN dirampingkan, TUGU bakal jadi player pemenang. Mengingat alokasi TUGU saya buat investasi jangka panjang, maka saya simply bakal hold keras sampai ada kejelasan dan perkembangan dari perampingan asuransi umum BUMN itu sendiri

For now, let's hope for the best

============================

"Instagram"

Instagram: James.Jayadi
Link Insta: https://cutt.ly/5yskWM96

Random: $ADRO

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy