$VIVA sekarang lebih menarik dari sisi turnaround daripada ekspansi besar. Restrukturisasi utang sudah memberi ruang napas, sementara fokus bisnis mulai diarahkan ke monetisasi digital lewat tvOne, ANTV, VTV, YouTube, dan jaringan portalnya.
Aset yang paling potensial ada di distribusi konten. Satu berita atau program bisa dimonetisasi lewat TV, streaming, YouTube, media sosial, sampai artikel digital tanpa harus menambah banyak aset fisik baru.
Q1 2026 VIVA sudah kembali mencetak laba, tapi pendapatan masih turun. Jadi tantangan utamanya bukan lagi sekadar bertahan, melainkan membuat audience digital yang besar benar-benar menghasilkan pertumbuhan revenue.
Kalau pendapatan mulai pulih dan laba operasional ikut naik, cerita VIVA bisa berubah dari sekadar restrukturisasi menjadi turnaround bisnis yang lebih nyata.
