imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

CNMA Earnings Call 2Q26: Target 90 Juta Admissions Untuk 2026 Dipertahankan

Nusantara Sejahtera Raya ($CNMA) telah melaporkan kinerja 1H26, yang ulasan singkatnya telah kami tulis di sini [https://stockbit.com/post/34358918], serta mengadakan earnings call pada Senin (3/8). Berikut rangkuman kami atas highlight kinerja CNMA pada 1H26 serta prospeknya pada 2H26:

Stockbit's take
• Laba bersih selama 1H26 terkontraksi -40% YoY seiring penurunan admissions -12% YoY menjadi 37,3 juta.

• Penurunan kinerja tersebut lebih disebabkan oleh high–base effect rilis film dibandingkan pelemahan permintaan struktural.

• Manajemen optimistis target 87–90 juta admissions selama 2026 akan tercapai, yang berpotensi mendorong pemulihan profitabilitas seiring operating leverage yang tinggi.

• Pencapaian target admissions dapat mengembalikan laba bersih 2026F setidaknya ke level 2025 di ~Rp705 M, yang berpotensi memberikan dividend yield ~8,9% pada asumsi payout 100%

Kinerja 1H26 Tertekan Rilis Film, Bukan Permintaan — CNMA mencatat laba bersih Rp181 M pada 2Q26 (-49% YoY) setelah mencatat rugi tipis pada 1Q26, sehingga laba bersih selama 1H26 menjadi Rp173 M (-40% YoY). Penurunan laba bersih selama 1H26 ditekan oleh penurunan pendapatan -9% YoY akibat penurunan admissions -12% YoY menjadi 37,3 juta. Manajemen CNMA menjelaskan dalam earnings call bahwa penurunan admissions lebih disebabkan oleh jadwal dan kualitas rilis film pada 1H26, bukan karena pelemahan permintaan konsumen. Sebagai konteks, kinerja 1H25 ditopang film ‘Jumbo’ yang meraih 10,2 juta admissions, sementara film dengan capaian admissions tertinggi pada 1H26 hanya sekitar 3,6 juta. Penurunan admissions yang lebih dalam terjadi pada film internasional (-17% YoY) seiring rilis film Hollywood yang lebih soft, di mana 13 dari 15 film terlaris pada 1H26 merupakan produksi lokal (vs. 1H25: 9 dari 15).

Pengeluaran F&B per Pengunjung & Rata–rata Harga Tiket Naik; Operating Leverage Jadi Kunci Pemulihan — Di tengah penurunan admissions selama 1H26, rata–rata harga tiket masih naik tipis +0,4% YoY seiring strategi pricing dan kontribusi dari format premium. Pengeluaran F&B per pengunjung juga tumbuh +4,2% YoY selama 1H26. Manajemen CNMA menyebut bahwa metri–metrik tersebut lanjut meningkat pada awal 3Q26 dibandingkan 1H26, seiring pulihnya kontribusi film Hollywood, yang kami nilai cenderung menarik penonton di segmen middle–up dan kota besar sehingga mendorong belanja F&B lebih tinggi. Namun, dengan mayoritas opex bersifat fixed cost, penurunan admissions menyebabkan operating de–leverage, di mana margin laba usaha 2Q26 turun ke level 18,2% (vs. 2Q25: 26%), meski opex relatif stabil (-1% YoY). Manajemen pun memproyeksikan pemulihan admissions pada 2H26 dapat mendorong pemulihan profitabilitas secara relatif cepat.

Stockbit’s View: Positif terhadap CNMA; Prospek Pemulihan 2H26 Meski Target Sedikit Menantang — Kami menilai prospek pemulihan CNMA pada 2H26 relatif solid, ditopang jadwal rilis Hollywood yang jauh lebih kuat dibandingkan 1H26, seperti ‘Spider–Man: Brand New Day’ dan ‘Avengers: Doomsday’. Target 87–90 juta admissions selama 2026 mengimplikasikan kebutuhan ~50–53 juta admissions pada 2H26, yang kami nilai dapat tercapai meski sedikit menantang mengingat ‘Avengers: Doomsday’ baru tayang pada pertengahan Desember 2026. Kami menilai permintaan terhadap film blockbuster Hollywood masih sehat, di mana ‘Spider–Man: Brand New Day’ telah mencetak opening day tertinggi untuk film Hollywood di Indonesia dalam 5 tahun terakhir dengan ~590 ribu admissions. Dengan asumsi admissions mencapai batas bawah target di 87 juta, laba bersih CNMA pada 2026F berpotensi setidaknya kembali ke level 2025 di ~Rp705 M. Laba bersih tersebut mengimplikasikan valuasi ~11x P/E dari harga CNMA pada intraday Jumat (7/8) di Rp96/saham, serta potensi dividend Rp8,5/saham dengan asumsi payout 100%. Potensi dividen tersebut mengimplikasikan yield ~8,9% per intraday Jumat (7/8).

[Sumber: Earnings Call 2Q26, Laporan Keuangan]

----------
Amara Beatrice (@amarabeatrice)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy