imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ACES 1H26: Laba Bersih +33% YoY, Lampaui Ekspektasi akibat Keuntungan Kurs

▪️ Aspirasi Hidup Indonesia ($ACES) mencatat laba bersih Rp227 M pada 2Q26 (+50% YoY, +39% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp390 M (+33% YoY) dan melampaui ekspektasi karena setara 54% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun:~39% laba bersih tahunan).

▪️ Sebagai catatan, outperformance selama 1H26 sebagian ditopang oleh pos ‘others’ yang mencapai Rp160 M pada 2Q26 (vs. 2Q25: Rp55 M), utamanya dari keuntungan selisih kurs.

▪️ Dengan mengecualikan pos ‘others’, laba usaha inti pada 2Q26 tercatat Rp132 M (-5% YoY, -9% QoQ) dengan margin usaha inti turun ke level 6% (-53 bps YoY, -17 bps QoQ).

▪️ Di luar pos ‘others’, kinerja operasional pada 2Q26 ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang moderat (+2% YoY) serta perbaikan margin laba kotor ke level 48,5% (+186 bps YoY, +226 bps QoQ). Namun, perbaikan tersebut sepenuhnya terkompensasi oleh kenaikan rasio beban SG&A, sehingga laba usaha inti terkoreksi.

Top–line: Melandai Pasca–Lebaran, SSSG Relatif Flat pada 2Q26

▪️ Pendapatan pada 2Q26 tumbuh lebih moderat (+2% YoY) dibandingkan 1Q26 (+10% YoY), mencerminkan pergeseran seasonality Lebaran di mana bulan–bulan dengan SSSG tertinggi pada tahun ini (Februari: +6,6% YoY, Maret: +5,3% YoY) seluruhnya jatuh pada 1Q26.

▪️ SSSG selama 1H26 melandai ke level +2,3% YoY (vs. 1Q26: +4,3% YoY), sejalan dengan guidance 2026F dari manajemen di kisaran +2–4% YoY, yang mengindikasikan SSSG pada 2Q26 relatif flat. Dengan demikian, pertumbuhan pendapatan pada 2Q26 kemungkinan lebih ditopang oleh ekspansi gerai.

▪️ Tren SSSG secara bulanan menunjukkan perbaikan sepanjang 2Q26 (April: -3,3% YoY, Mei: +0,9% YoY, Juni: +2,7% YoY) di tengah strategi kenaikan harga jual bertahap.

Margin Laba Kotor Membaik Sesuai Ekspektasi, tapi Tertekan SG&A

▪️ Margin laba kotor naik ke level 48,5% (vs. 2Q25: 46,7%, 1Q26: 46,3%), sejalan dengan pernyataan manajemen pada earnings call 1Q26 bahwa pemulihan margin laba kotor akan mulai terlihat pada 2Q26 seiring realisasi kenaikan harga jual.

▪️ Di sisi opex, rasio beban SG&A meningkat ke level 42,5% dari pendapatan (+236 bps YoY, +242 bps QoQ) — melampaui perbaikan di level laba kotor (+186 bps YoY, +226 bps QoQ) — sehingga margin usaha inti justru terkoreksi ke level 6% (-53 bps YoY, -17 bps QoQ).

▪️ Kenaikan margin laba usaha ke level 13,4% pada 2Q26 sepenuhnya ditopang ‘others’ (+192% YoY, +120% QoQ).

[Sumber: Laporan Keuangan, Earnings Call 1Q26]

------
Amara Beatrice (@amarabeatrice)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy