$KDSI pada Q2 2026 membukukan Laba Bersih Rp 30 B atau naik 789.67% dibanding Q2 2025 sebesar Rp (4 B). Pada perdagangan saat ini, PE Ratio (TTM) perseroan berada di level 11.66x.
Pendapatan meningkat 23.71% menjadi Rp 622 B. Gross Profit Margin di kuartal ini adalah 15.49% dibandingkan dengan 11.27% di periode yang sama tahun lalu. Laba Kotor tercatat naik 70.15% menjadi Rp 96.39 B.
Sementara itu Beban Keuangan $KDSI tercatat sebesar Rp (6 B). Total Debt pada Q2 2026 sebesar Rp 188 B dibanding Rp 109 B di Q2 2025. Dengan demikian, Debt to Equity Ratio $KDSI menjadi 0.24 dibanding 0.14 pada kuartal lalu.
Dari sisi Arus Kas, $KDSI melaporkan positive Operating Cashflow sebesar Rp 4 B. Selain itu, emiten telah menyerap Capex pada periode ini senilai Rp (33 B) sehingga Free Cash Flow tercatat Rp (30 B).
Data tersaji dalam kuartalan, bukan year to date.
Selengkapnya Data Finansial bisa diakses http://stockbit.com/symbol/KDSI/financials