Fitch Pertahankan Rating DCII di ‘AA-(idn)’ dengan Prospek ‘Stable’
• Fitch Ratings Indonesia mempertahankan national long–term rating DCI Indonesia ($DCII) di level ‘AA-(idn)’ dengan prospek ‘stable’, yang didasarkan pada posisi perseroan sebagai operator data center terbesar di Indonesia di tengah rencana ekspansi agresif perseroan yang akan mengerek rasio utangnya.
Fitch memproyeksikan kapasitas terpasang DCII akan melonjak dari 128 MW pada 2025 menjadi lebih dari 850 MW dalam 2–3 tahun ke depan, yang akan mendorong EBITDA tahunan DCII naik dari Rp1,5 T menjadi ke kisaran Rp5–6 T pada 2027–2028.
• Pendanaan DCI masih terbatas pada pembiayaan bank, di mana aksesnya kepada bank domestik didukung oleh profil bisnis yang kuat dengan arus kas yang terkontrak.
• Fitch mencatat bahwa DCII memiliki contracted–to–shell capacity — yakni, rasio kapasitas data center yang sudah terkontrak penyewa dibandingkan total kapasitas fisik yang tersedia — di atas level 90%, dengan profil kredit tenant yang solid.
• DCII sendiri telah mengantongi tambahan fasilitas kredit investasi Rp17 T dari Bank Central Asia ($BBCA) dan Bank Mandiri ($BMRI) untuk mendanai capex sekitar Rp10–15 T per tahun pada periode 2026–2027, di mana Fitch memperkirakan tekanan jatuh tempo utang baru akan signifikan mulai 2029.
• Seiring ekspansi yang didanai oleh utang tersebut, Fitch memperkirakan EBITDA net leverage DCII akan naik dari level 1x pada 2025 ke kisaran 5,5–6x pada 2026, sebelum diproyeksikan turun kembali ke sekitar 4x pada 2027 saat kapasitas baru mulai beroperasi.
• Fitch menyebut bahwa rating DCII berpotensi tertekan jika EBITDA net leverage DCII bertahan di atas 5,5x atau capex yang agresif tidak didukung oleh kontrak penyewa. Sebaliknya, rating berpeluang naik jika DCII mampu memperbesar skala usaha secara signifikan sambil menjaga EBITDA net leverage di bawah 4,5 kali.
[Sumber: Fitch Ratings Indonesia]
______
Stockbit Group