BFIN: Laba Bersih -13% YoY pada 1Q26, Tertekan Lonjakan CoC
Stockbit's take:
▪️BFI Finance Indonesia ($BFIN) mencatat laba bersih Rp354 M pada 1Q26 (-13% YoY, -15% QoQ).
▪️Kami menilai bahwa kinerja ini cenderung negatif, seiring melonjaknya cost of credit (CoC) menjadi 5,7% pada 1Q26 (vs. 1Q25: 4,4%, 4Q25: 3,5%), di atas guidance manajemen dan tertinggi setidaknya sejak 1Q24.
▪️Ke depan, kinerja akan lebih ditentukan oleh realisasi CoC selama 2026, yang sebelumnya ditargetkan berada di level 4,1% (vs. realisasi 2025: 4,3%).
▪️Di tengah ketidakpastian geopolitik, manajemen menekankan bahwa pihaknya akan memprioritaskan kualitas aset dan likuiditas dibandingkan pertumbuhan pembiayaan.
CoC Naik Seiring Kualitas Aset yang Memburuk
▪️Beban provisi naik menjadi Rp399 M pada 1Q26 (+39% YoY, +59% QoQ), dengan 60% dialokasikan ke segmen 4W, masing-masing 15% ke segmen 2W dan leasing, serta 10% sisanya ke segmen lain.
▪️Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya NPF gross menjadi 1,6% pada 1Q26 (vs. 1Q25: 1,3%, 4Q25: 1,4%).
▪️Kenaikan CoC juga dipengaruhi efek seasonality akibat pergeseran libur Idulfitri yang mengurangi jumlah hari kerja.
▪️Manajemen menggarisbawahi bahwa CoC telah sedikit melandai pada April 2026 dan memperkirakan CoC turun ke level yang dianggarkan (2026: 4,1% ± ~40 bps, 2Q26: ~5% ± ~50 bps), dengan asumsi harga energi tidak memburuk.
Kenaikan PPOP Moderat, Sejalan dengan Managed Receivables
▪️PPOP naik +6% YoY pada 1Q26, sejalan dengan kenaikan managed receivables (+5% YoY).
▪️Pertumbuhan yang moderat per Maret 2026 dipengaruhi oleh memburuknya sentimen konsumen seiring ketidakpastian geopolitik. Selain itu, manajemen sebelumnya memperkirakan mayoritas pertumbuhan terjadi pada 2H26 seiring banyaknya hari libur pada 1H26.
▪️Managed receivables tetap ditargetkan untuk tumbuh pada kisaran low-teens sepanjang 2026.
Guidance Dividen
▪️Manajemen mengisyaratkan nominal dividen dan payout ratio yang lebih tinggi untuk tahun buku 2025 (vs. payout 2024: 58%, DPS 2024: Rp60/saham).
▪️Hal ini mengindikasikan dividen final minimal Rp25/saham, atau dividend yield final minimal ~3% berdasarkan harga BFIN per Kamis (30/4). BFIN sebelumnya telah membagikan dividen interim sebesar Rp35/saham pada Desember 2025.
▪️Keputusan final akan ditetapkan melalui RUPS pada Rabu, 20 Mei 2026.
------
Everson Sugianto (@EversonSugianto)
Investment Analyst Stockbit
