imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

BNGA 1Q26: Laba Bersih -2% YoY, Sejalan dengan Ekspektasi

Stockbit's take:

️Bank CIMB Niaga ($BNGA) mencatat laba bersih Rp1,8 T pada 1Q26 (-2% YoY, +10% QoQ), sejalan dengan ekspektasi karena setara 25% estimasi 2026F konsensus (vs. 1Q25: 26% realisasi tahunan).
️Penurunan laba ditekan oleh melemahnya Net Interest Income (-3% YoY), seiring pertumbuhan kredit yang terbatas (+2% YoY) dan pergeseran loan mix. Beban provisi juga naik +33% YoY akibat lowbase effect dan pergeseran libur Lebaran.
️Dari segi positif, Cost of Fund (CoF) melanjutkan tren penurunan. NonInterest Income (NonII) juga tumbuh signifikan (+29% YoY), tetapi utamanya didorong oleh segmen risk taking dari treasury and markets (+136% YoY) yang relatif volatil.
️Secara umum, kami melihat outlook BNGA pada 2026 cenderung menantang, seiring: 1) pertumbuhan kredit yang diperkirakan terbatas seiring fokus pada kualitas aset; 2) potensi kenaikan provisi akibat ketidakpastian geopolitik; dan 3) ruang penurunan CoF yang terbatas di tengah likuiditas yang berpotensi ketat.

Pertumbuhan Kredit Lambat Tekan NIM, tapi CoF Turun Signifikan

️Manajemen BNGA mempertahankan guidance pertumbuhan kredit 2026 di kisaran +35% YoY (vs. 2025: +5%), dengan pertumbuhan kredit per Juni 2026 diperkirakan naik sekitar +33,2% YoY (vs. Maret 2026: +2% YoY).
️Pertumbuhan kredit per Maret 2026 terutama berasal dari segmen korporasi (+5% YoY), yang memiliki yield lebih rendah, sehingga loan yield turun -70 bps YoY.
️Di sisi lain, CoF turun menjadi 3,09% (-52 bps YoY), terendah sejak 2Q23, didukung kenaikan CASA ratio ke level tertinggi sepanjang masa.
️Sementara itu, time deposit turun -18% YoY karena strategi manajemen yang tidak agresif di segmen ini selama permintaan kredit belum kuat.
️Adapun CoF berpotensi turun lebih dalam (-73 bps YoY) menjadi 2,88% pada 1Q26 tanpa adanya oneoff adjustment akun beban bunga.
️Dinamika ini membuat Net Interest Margin (NIM) turun menjadi 3,8% pada 1Q26 (vs. 1Q25: 4%, 4Q25: 3,9%), atau ~4% tanpa efek oneoff.
️Dalam kondisi likuiditas ketat dan strategi penyaluran kredit yang selektif, manajemen belum melihat perbaikan NIM dalam waktu dekat.

Prioritas pada Kualitas Aset

️Di tengah pertumbuhan kredit yang lambat, LAR turun ke 6,9% per Maret 2026 (vs. Maret 2025: 8,7%, Desember 2025: 6,9%), terendah setidaknya sejak 2022. Adapun NPL gross naik tipis ke 1,88% (vs. Maret 2025: 1,85%, Desember 2025: 1,81%).
️CoC pun naik ke 0,8% pada 1Q26, dipengaruhi oleh lowbase effect seiring adanya reversal pada 1Q25 dan pergeseran libur Lebaran. Namun, realisasi tersebut masih di bawah guidance 2026F manajemen di kisaran 0,91,1%. CoC berpotensi meningkat pada kuartal berikutnya sebagai buffer menghadapi ketidakpastian geopolitik.

Manajemen BNGA juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan free float sesuai ketentuan regulasi, dengan sejumlah opsi yang masih didiskusikan.

------
Everson Sugianto (@EversonSugianto)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy