Asing itu tidak selalu PINTAR, Lokal itu tidak selalu BODOH.
Selamat sore menjelang malam teman-teman di $IHSG.
Belakangan ini, saya melihat banyak saham dengan fundamental kuat, prospek cerah, valuasi murah, dan dividen besar dilepas terus-menerus oleh investor asing. Nah... pertanyaan yang wajar kita pertanyakan lalu muncul:
Apakah asing SELALU lebih pintar? Apakah mereka TAHU SESUATU yang kita tidak?
Menurut saya.... belum tentu.
Kalau kita kilas balik, sering juga terjadi justru sebaliknya. Saat harga SAHAM masih murah dan tidak ramai, transaksi asing cenderung sepi. Namun ketika harga sudah naik signifikan, barulah asing mulai masuk.
Contohnya:
Asing di $ADMR sepi pas harga di 700–800, ramai di 1500+
Asing di $ADRO sepi pas harga di bawah 2000, ramai di atas 2000
Asing di NCKL sepi pas harga di bawah 700, ramai di 1100+
Asing di ARCI sepi pas harga di bawah 700, ramai di 1600+
Apa artinya?
Ya jelas kok... pasar bukan soal siapa yang lebih pintar (ASING atau LOKAL) tetapi pasar itu soal intuisi, ketajaman, dan keyakinan terhadap analisa. Asing bisa salah, lokal juga bisa benar. Dan sebaliknya.
Menurut saya sudah jelas... bahwa kita tidak perlu MENDEWA DEWAKAN asing, tapi juga tidak perlu jumawa.
Selama kita benar-benar memahami apa yang kita beli, dan membeli perusahaan yang bertumbuh di harga yang murah bahkan sangat murah, hasil akan mengikuti, asal disiplin dan sabar.
Kita harus fokus pada proses. Dalami analisa.
⸻
Itu saja dari saya, semoga ada pembelajaran yang dapat dipetik.
1/5




