imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Situasi buruk, itu harusnya mode 'survive', bukan lagi mode 'nuntut'.

Ambil contoh Global Financial Crisis tahun 2008 lalu.

Dari awalnya $IHSG 2800, jeblok sampai <1200, turun -60%

Dari awalnya kurs Rupiah terhadap USD 9000an, melemah jadi >12000, naik +30% lebih.

Tapi, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa bertahan di 6,1% pada tahun 2008, dan bertahan lagi 4,5% pada 2009, di saat negara-negara lain kondisinya lebih parah.

Ingat, itulah mode 'survival', bukan lagi 'nuntut' gimana tetap bagus dan makin bagus, halu namanya.

Dampak buruk gak bisa lagi dihindarkan, jadi survival adalah gimana bertahan menghadapi dan meminimalisir dampak negatif itu.

........................
Begitupun sekarang ini, jangan kebanyakan halusinasi. Sampe nuntut pemerintah kasih candu untuk halusinasi anda.

Rupiah melemah dari 16.000 ke 17.300an udah pada sumpah serapah.

IHSG turun dari ATH >9000 ke sedikit di bawah <7000 udah pada menggelinjang.

Selat Hormuz ditutup ya jelas pengaruh inflasi, harga BBM dan elpiji non subsidi naik, plastik mahal, pupuk bisa langka, harga pangan naik.

Itu gak bisa dihindarkan, harus survive, jangan halu menuntut keadaan sama seperti sebelum perang.

Pemerintah udah jaga subsidi BBM dan elpiji, udah komitmen (berkali-kali diulang sampe cape) jaga defisit fiskal, jaga ketahanan pangan, tetap jaga ekonomi tumbuh.

Gak tau mesti pake bahasa apa lagi.

............
Kalau memang Indonesia seburuk itu, yang katanya fiskal ancur, program ugal-ugalan, korupsi gak karuan, ekonomi jelek, kurs jeblok, dst.

Gak bakal tuh direct investment, terutama PMA (FDI) tumbuh positif di Q1 2026, siapa yang berani masuk.

Padahal akhir Februari dan sepanjang Maret 2026 perang Timur Tengah sudah dimulai, investor mau mundur pun bisa.

Direct investment jauh lebih berisiko ketimbang investasi portofolio (saham, obligasi, reksadana).

Direct investment perlu ngurus ijin, bangun dan beli aset, rekrut tenaga kerja, bangun sistem manajemen dan operasional dari hulu ke hilir bisnis.

Kalau rugi atau amit-amit bangkrut, direct investment itu sulit mau mundur, rumit.

Gak kayak portfolio investment yang bisa jual beli sesuka hati.

Apa iya sebodoh itu para penanam modal langsung ke Indonesia ?

Ketika instrumen portfolio investment performanya turun, di saat direct investment naik, harusnya udah tau apa tujuan para pemain besar di bursa ?

....................
Untung 2008 belum ada stream Stockbit apalagi aplikasi kandang m..y.t 馃ぃ

$BBRI $ENRG

Read more...

1/7

testestestestestestes
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy