Pengumuman resmi FTSE Russell untuk klasifikasi negara (Equity Country Classification) sudah keluar pada 7 April 2026 sesuai jadwal.
Berikut kesimpulan utamanya:
๐ฎ๐ฉ STATUS INDONESIA TETAP AMAN sebagai "Secondary Emerging Market" (Pasar Berkembang Sekunder). Tidak ada penurunan status.
๐ Isi Lengkap Pengumuman FTSE Russell (7 April 2026)
Aspek Keputusan & Isi
Status Indonesia โ
TETAP Secondary Emerging Market (tidak berubah/diturunkan)
Review indeks Maret 2026 โธ๏ธ DITUNDA (karena reformasi free float)
Saham IPO baru ๐ซ TIDAK akan ditambahkan ke indeks FTSE untuk sementara
Aksi korporasi โ ๏ธ Ditunda: rights issue, perubahan bobot, jumlah saham beredar
Aksi korporasi โ
Tetap berjalan: dividen, stock split, merger, delisting
Update berikutnya ๐
17 Sebelum 22 Mei 2026 (menjelang review kuartalan Juni 2026)
Catatan: Penundaan review ini karena FTSE mengakui ada kesulitan teknis dalam menentukan free float (saham yang benar-benar beredar di publik) yang akurat di tengah proses reformasi pasar modal Indonesia.
Kalo FTSE gak downgrade, besar kemungkinan MSCI tidak downgrade.
Tidak downgrade berarti tidak ada barang murah tumpah ke pasar dalam jumlah massive.
$PTRO
$RATU
$BUVA