đźš› ASSA: Earnings Call 2025 & Target 2026
Manajemen Adi Sarana Armada ($ASSA) mengadakan earnings call pada Senin (30/3). Berikut beberapa catatan penting kami:
1. Laba Bersih 4Q25 Turun -52% QoQ, Tertekan Beban One–off
Penurunan laba bersih secara kuartalan pada 4Q25 (+122% YoY, -52% QoQ) disebabkan oleh lonjakan beban G&A (+11% YoY dan +36% QoQ) akibat pencadangan sengketa pajak (~Rp20 M) dan penyesuaian pencadangan beban pensiun. Margin laba bersih secara kuartalan pada 4Q25 juga mengalami penurunan ke level 4,4% (vs. 3Q25: 9,1%; 4Q24: 2,4%). Manajemen ASSA menjelaskan bahwa pencadangan ini hanya bersifat one–off dan tidak akan dibukukan lagi pada kuartal mendatang.
2. Pendapatan Segmen Logistik 2025 Naik +39% YoY, Didorong Bisnis Mid–Mile
Segmen logistik ASSA memiliki 3 unit bisnis: 1) first–mile atau distribusi dari supplier ke pabrik/gudang; 2) mid–mile atau distribusi dari gudang ke wholesaler dan layanan pengelolaan gudang; dan 3) last–mile, distribusi dari wholesaler ke retail. Adapun kenaikan pendapatan segmen logistik sebesar +39% YoY selama 2025 didorong oleh unit bisnis mid–mile, utamanya melalui kontrak pengelolaan gudang dengan grup Sampoerna sebesar ~Rp200 M. Manajemen ASSA mengatakan bahwa kerja sama dengan grup Sampoerna masih terus berlanjut, di mana ASSA mengelola sebagian besar gudang yang dimiliki oleh grup Sampoerna. Selain itu, unit bisnis last–mile via Anteraja mencatat kenaikan volume parcel harian sekitar +22–33% YoY dibandingkan realisasi 2024 di level ~450 ribu parcel/hari. Ke depannya, manajemen yakin volume parcel masih bisa bertumbuh, didorong oleh aktivitas e–commerce.
3. ASSA Terlindungi dari Risiko Kenaikan Harga BBM
Manajemen ASSA mengatakan bahwa risiko kenaikan harga BBM tidak akan berdampak signifikan terhadap kinerja ASSA ke depan. Pada segmen logistik, risiko kenaikan harga BBM dapat diteruskan ke pelanggan melalui klausul penyesuaian tarif layanan di dalam kontrak, di mana tarif layanan akan disesuaikan dengan mengikuti perubahan harga BBM, kenaikan tingkat UMR, dan suku bunga. Sementara itu, pada segmen rental kendaraan, seluruh biaya BBM ditanggung oleh pelanggan.
4. Target 2026: Pendapatan +5–10% YoY, Laba Bersih Tumbuh Double Digit
ASSA menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar +5–10% YoY pada 2026, dengan laba bersih ditargetkan tumbuh double digit.
_____
Christian William Munaba (@chriswill97)
Investment Analyst Stockbit