imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

馃摪 Pemerintah: PTBA Sudah Dapat Izin RKAB 2026, Arutmin Diperkirakan Belum

Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pada Kamis (12/3) bahwa pemerintah sejauh ini telah menyetujui hampir 300 juta ton kuota produksi batu bara dalam RKAB 2026. Tri menyebut bahwa Bukit Asam ($PTBA) termasuk dalam perusahaan yang telah disetujui RKAB鈥搉ya, sementara PT Arutmin Indonesia milik Bumi Resources ($BUMI) diperkirakan belum mendapatkan persetujuan. BUMI belum mengomentari kabar ini. Kementerian ESDM sendiri berencana menetapkan kuota produksi batu bara nasional sebesar 600 juta ton untuk 2026 (vs. realisasi 2025: 790 juta ton).

Sebelumnya, Direktur PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan pada awal Maret 2025 bahwa terdapat 8 perusahaan yang RKAB鈥搉ya tidak dipangkas, meliputi PTBA, PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal milik BUMI, Adaro Andalan Indonesia ($AADI), PT Indominco Mandiri milik Indo Tambangraya Megah (ITMG), PT Kideco Jaya Agung milik Indika Energy (INDY), PT Berau Coal, dan PT Multi Harapan Utama [https://stockbit.com/post/29277186].

[Sumber: Kontan]

_______
Stockbit Sekuritas

Read more...
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy