imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BNBR
Jadi gini,untuk kalian yang menyangkut di avg diatas 200 dan tidak mau CUTLOSS maka coba pahami teori dibawah ini dengan seksama mengenai RI BNBR ini.
Jadi Guys mari kita bahas lebih lanjut soal emiten ini,
Mengenai RIGHT ISSUE nya yang telah diketahui perbandingan rasionya adalah 2:1 ( artinya setiap saham lama berhak menebus 1 saham baru ) maka kita bisa sedikit menghitung berapa harga yang akan dirilis oleh BEI nanti secara kasar nya.

Sebgai contoh ada orang membeli bnbr sebelum RI di harga 216 sebanyak 100 juta rupiah. Maka :

Menghitung Kepemilikan Saham Saat Ini
• Modal Awal: Rp100.000.000
• Avg Beli: Rp216 / lembar
• Jumlah Saham yang Dimiliki: Rp100.000.000 / Rp216 = ~462.900 lembar saham (atau 4.629 lot).

Dan Menghitung Hak Penebusan (HMETD)
Dengan rasio 2 : 1, artinya setiap 2 saham lama berhak menebus 1 saham baru.
• Hak Saham Baru: 462.900 lembar / 2 = 231.450 lembar saham (dibulatkan menjadi 2.314 lot atau 231.400 lembar).

Rumus cepat untuk menghitung Avg Baru setelah tebus RI adalah:
Avg Baru = [(2 x Avg Lama) + (1 x Harga Tebus)] / 3

Berikut simulasi jika Harga Tebusnya nanti keluar di angka tertentu:
Jika Harga Tebus di Estimasi Pasar (Rp66)

• Modal Tambahan untuk Tebus: 231.400 lembar x Rp66 = Rp15.272.400
• Total Saham Sekarang: 462.900 + 231.400 = 694.300 lembar
• Avg Baru Anda: [(2 x 216) + (1 x 66)] / 3 = Rp166 / lembar

Pertanyaan lagi dari mana saya bisa dapat harga tebus seharga 66 rupiah tersebut ?
Berikut rumus pastinya :

Harga Pelaksanaan = Total Utang yang Dikonversi dibagi Jumlah Saham Baru yang Dicetak

Berikut hitungannya :

Total Utang (Target Dana): BNBR berencana melunasi utang ke kreditur (Hartman, Bank Nobu, dll) dengan total nilai sekitar Rp 5,75 Triliun.
• Jumlah Saham Baru (Max): Sesuai persetujuan RUPSLB, BNBR akan mencetak saham baru maksimal 86,7 Miliar hingga 90 Miliar lembar.
Mari kita hitung matematikanya:
Rp 5.750.000.000.000 (Utang) bahagi 86.700.000.000 (Saham) = Rp 66,3 per lembar saham.
Jadi angka 66 itu ada dasar matematikanya dan itu cukup akurat sebsar 90% sebagai baselinenya. Namun untuk diingat Angka ini bisa berubah JIKA dalam negosiasi final, kreditur dan Grup Bakrie bersepakat di harga lain.

Namun jika kalian tidak menebus RI maka saham kalian akan terdelusi, jika avg kalian diatas 200an dan harga setalh RI adanya kisaran 60an maka itu sama saja hancur lebur nilai porto kalian, namun jika kalian menebus RI dan mengeluarkan uang segar baru, maka avg kalian akan turun kebawah 200 seprti conth diatas tapi tetap jauh dr harga RI nya dan porto kalian tetap hancur lebur juga + keluar uang segar namun berdarah.🩸

Jadi guys, jika menurut kalian teori saya diatas keliru, coba bantu diluruskan.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy