๐ฐ INCO Berencana Ajukan Revisi RKAB 2026
Direktur Vale Indonesia ($INCO), Budiawansyah, mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan revisi kuota produksi bijih nikel dalam RKAB 2026, setelah pemerintah hanya menyetujui 30% volume yang diajukan perseroan. Budiawansyah menjelaskan bahwa alokasi tersebut tidak cukup untuk menopang operasional INCO selama 2026, terutama di tengah proses pembangunan 2 smelter baru di Pomalaa dan Bahodopi.
Sebelumnya, Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia, Meidy Katrin Lengkey, mengatakan pada pekan lalu bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk merevisi kuota produksi nikel dalam RKAB 2026 pada Juli 2026, dengan maksimum revisi kenaikan berkisar 25โ30%.
[Sumber: Bisnis]
__________
Stockbit Sekuritas