Ada sinyal aksi baru di emiten perdagangan komoditas mineral PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). Perusahaan disebut memenangkan tender proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap pertama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun katadata, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) disebut menjadi salah satu mitra lokal. Daaz memang selama ini belum memiliki basis dalam pengelolaan proyek pengelolaan sampah di dalam negeri.
Namun perusahaan yang mayoritas bisnisnya bergerak di bidang tambang itu disebut memiliki pengalaman mumpuni dalam mengurus perizinan dan bermitra dengan entitas global. “Untuk di Bali ya DAAZ itu,” ujarnya.
Berdasarkan proyeksi tersebut, valuasi saham $DAAZ dinilai masih relatif murah. Adapun tahun buku 2024, saham DAAZ diperdagangkan pada valuasi sekitar 6,2 kali EV/EBITDA, 4,5 kali price to earnings (P/E), dan 2,3 kali price to book value (P/BV).
Sumber : https://cutt.ly/KtTDKdIF
