Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) membuat 1.819 produk Indonesia mendapat tarif ekspor 0 persen ke Amerika Serikat. Kebijakan ini membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi persaingan tetap ketat karena negara lain juga mendapat fasilitas serupa.
Karena itu, daya saing industri nasional menjadi faktor penentu agar peluang ekspor benar-benar bisa dimanfaatkan. Menurut Sobat Investor, apakah tarif 0 persen ini bisa mendorong ekspor Indonesia?
$PBRX $PTPS $IHSG
1/7






