Ada sebuah prinsip yang sangat mendalam: "Jika dikabulkan berarti baik, jika tidak dikabulkan maka akan ada yang lebih baik." Kutipan ini sering diatribusikan sebagai salah satu inti dari kearifan spiritual, termasuk salah satu esensi dari pemikiran Ali bin Abi Thalib yang mengajarkan tentang kelapangan hati, Beliau pernah berkata, "Aku meminta sesuatu kepada Allah. Jika Allah memberinya padaku, aku gembira sekali. Namun jika Allah tidak memberinya padaku, aku sepuluh kali lipat lebih gembira. Sebab yang pertama adalah pilihanku, sedangkan yang kedua adalah pilihan Allah."

Sudut pandang manusia itu sangat sempit. Kita sering merasa sesuatu itu baik hanya karena kita menginginkannya, padahal kita tidak tahu apa dampak buruk yang tersembunyi di baliknya. Sebaliknya, kita menganggap sesuatu itu buruk hanya karena kita tidak menyukainya, padahal di sana ada keselamatan yang sedang dipersiapkan.

Filosofi berdoa itu sebenarnya sangat sederhana, tetapi langit dan bumi pun tunduk kepadanya. Berdoa adalah pengakuan paling jujur bahwa kita adalah makhluk yang lemah. Inti dari berdoa adalah meminta, bukan memaksakan kehendak atau apalagi sampai menentang sebuah takdir langit. Ketika kamu berdoa dengan nada memaksakan, kamu sebenarnya bukan sedang menyembah Tuhan, melainkan sedang mencoba menjadikan Tuhan sebagai pelayan keinginanmu.

Doa adalah cara kita berkomunikasi dengan Sang Pemegang Otoritas Tertinggi. Saat kita meminta, kita sedang menyerahkan seluruh harapan kita. Namun, saat hasilnya keluar, kita harus cukup dewasa untuk menerimanya. Jika doamu tidak dikabulkan sesuai dengan waktumu, itu bukan berarti suaramu tidak terdengar. Itu adalah bentuk perlindungan. Mungkin apa yang kamu minta bisa menghancurkanmu, atau mungkin ada sesuatu yang jauh lebih besar yang sedang disiapkan untukmu di depan sana.

Jangan pernah merendahkan kekuatan doa hanya karena kamu belum melihat hasilnya hari ini. Doa yang tulus tidak pernah sia-sia; ia akan kembali kepadamu dalam bentuk pengabulan, perlindungan dari musibah, atau tabungan kebaikan di alam lain. Ketundukan langit dan bumi pada doa bukan karena suara kita yang keras, tapi karena kerendahan hati kita yang mampu menggetarkan arsy.

Nasibmu adalah milik-Nya, dan doa adalah caramu untuk tetap terhubung dengan-Nya. Berdoalah dengan penuh harapan, tapi terimalah hasilnya dengan penuh kesadaran bahwa rencana-Nya selalu lebih presisi daripada ambisimu.

Paham, toh?

random: $MINA $SOCI $BRPT

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy