Sebagai pemula saat awal investasi saham, saya melihatnya investasi saham adalah paling aman dan mudah mendapatkan profit.
Seiring berjalannya waktu dan ada beberapa kejadian besar, seperti awal tahun ini.. Cara pandang saya berubah, ternyata:
Saham bukan investasi paling aman
Faktanya, saham termasuk aset berisiko karena harganya berubah setiap hari. Dan parahnya lagi ternyata saham ini sangat sensitif terhadap berita dan sentimen, baik yang telah terjadi maupun yang akan terjadi. Seperti yang baru saja terjadi akhir akhir ini. Sperti konflik geopolitik (misalnya ketegangan antara Iran dan mamarika), perubahan kebijakan indeks global seperti MSCI, kenaikan suku bunga, krisis ekonomi.
Sampai kadang kadang mikir, kok ya bisa turunnya serentak.. yang perang siapa yang kena dampaknya siapa, apalagi kocaknya sektor property, makanan minuman juga kena dampaknya. Secara umum kan nggak ada hubungannya, kecuali sektor perminyakan dan gas. Ternyata nggak sesimple itu menyimpulkannya.
Banyak orang masuk saham dengan mindset BSPCU (Beli Saham Pasti Cepat Untung)
Padahal kenyataannya:
- saham bisa turun lama
- bisa sideways bertahun-tahun
- minus diatas 30%, bahkan ada yang perusahaannya bangkrut
Saya sudah mengalami yang namanya CL berkali kali.
"Saham adalah investasi dengan potensi return tinggi tetapi juga resiko yang tinggi". Dalam kondisi kacau balau seperti ini sebaiknya break dulu dan pegang cash.
$RAJA $RATU $ADRO