imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Selat Budi

Selat yang lebarnya kurang dari 35km sangat penting bagi kawasan asia. Sudah banyak konten2 yang membahas, kenapa ga buat terusan2 / kanal baru, yang membelah gunung hajar? Ada yang sudah liat?

Ok, sekarang kita bahas soal $PBID. Menarik, karena salah satu sektor berurusan dengan per minyakan a.k.a BIJI PLASTIK.
Omzet PBID di tahun 2025 itu 5,19Triliun, turun tipis.. di saat perang ini, narasi investasi bisa bergeser. punya uangpun belum tentu bisa beli bahan baku, tapi siapa yang punya akses dan ketersediaan bahan . “wong barangnya ga ada, uangnya untuk apa?”.. hehe.

Profil PBID ini memiliki banyak. Salah satunya keunggulan stok, PBID memiliki stok persediaan diatas 1 Triliun. Hehe,
Simulasi kecil2 an saja.. kalau perang berlangsung :

1 bulan = Shock pasar, harga minyak naik. Operasional aman, margin laba cenderung naik. Dampakny minimal, labanya berpotensi naik

3 bulan = harga minyak sudah relatif stabil, tapi ongkos angkut mulai naik. Di indonesia sendiri, wacana bbm subsidi akan naik.. hehe, untuk menjaga APBN.
Persediaan menipis, mesti beli dengan lotte chemical, biaya produksi mulai naik. Penyesuaian harga jual (atau sudah disesuaikan sekarang? Ups)

6 Bulan = Inflasi makin terasa, daya beli masyarakat turun karena harga energi dan pangan yang naik. Ini disebut survival mode. Untungnya PBID ini peruahaan konservatif. Cash kuat, hutang sedikit.

Di fase 3-6 bulan,ada satu kartu PBID lagi, unit usaha Politek Grin Packindo mesti berkerja keras untuk mencari supply plastik daur ulang selain dari lotte chemical (400M/tahun).

Kualitas bijinya mungkin tidak sebagus virign plastic, tapi kalau g ada barang? “Any plastic is a good plastic” hahahaha

Jalan-jalan ke Selat Hormuz, Mampir sebentar ke Gunung Hajar.
Perang belum tuntas, PBID kuatkah dihajar?

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy