imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Analisa Terakhir ku terkait PT Vale Indonesia ada di awal Januari dimana pada saat itu ku sampaikan kalau Harga Strategis INCO seharusnya ada dikisaran 7.000-an atau naik sekitar 35% dari harga saat itu ....

Sedikit Update dari analisa PT Vale Indonesia
IDX Code : $INCO

Dampak dari ketegangan Geopolitik benar benar terasa sangat berat dirasakan oleh INCO terlebih lagi dampak dari kebijakan dan pertimbangan-pertimbangan yang ada semakin membuat Disforia terhadap saham INCO. INCO merupakan perusahaan pertambangan Nikel yang sangat besar dan fundamental yang saya golongkan sebagai Fundamental premium dimana Libalitas nya sangat terkontrol dibandingkan asetnya yang massive serta beberapa penerapan proyeksi strategis yang ada membuat saya yakin kala itu kalau INCO berpotensi naik sekitar 35% pada harga awalnya di 5.100an, namun belakangan terjadi goncangan yang cukup berat yang jika dibiarkan secara berkepanjangan berpotensi merusak dan membebani INCO serta berpotensi untuk menurunkan kualitas fundamental-nya.

Seperti yang kita ketahui bahwa INCO merupakan perusahaan pertambangan yang dominan menggunakan Energy untuk beroperasi, sementara jika kita melihat secara Makro dimana selat Hormuz diblokade yang berarti ada potensi keterbatasan energy dan peningkatan harga yang ada dapat menyebabkan dampak negatif terhadap operasional INCO sendiri yang pastinya juga berdampak paling tidak sampai dengan Quartal 1 Tahun 2026 ini.

Namun secara keseluruhan seharusnya INCO masih memiliki potensi yang cukup untuk bertahan dari sitauasi dan kondisi yang ada, walau akan membebani Fundamental Q1 2026 tidak bisa dipungkiri bahwa Kekuatan terbesar dari INCO sendiri berada pada "Tangannya" yang tidak berharap dari aspek luar seperti hutang dan pinjaman sejenis yang berarti ada Kemampuan telak dibagian "Operasional".

Sejauh ini Inco telah turun sejauh 22% dari ATH nya di 7.900 tanpa perlawanan berarti, secara konsisten turun selama 5 hari berturut turut. Dalam 2 hari terakhir sepertinya AK masuk dan mencari ancang-ancang yang cukup Strategis dimana mereka berhasil mengamankan harga atas lalu melakukan akuisis berkelanjutan pada tanggal 05 Maret sd 06 Maret ini dengan total Valuasi sebesar 24.9 Miliar Rupiah pada Average 6.358, diikuti oleh Verdhana pada posisi ke-2 Net Buy dengan total valuasi 18.7 Miliar rupiah pada Average 6.400.

Pendekatan pada analisa Inco ini sangat jauh berbeda dari pendekatan analisa saya pada umumnya seperti pada $BULL atau $BUMI yang diakibatkan oleh Karakteristik sahamnya yang sudah jelas berbeda.

Pendekatan ini lebih keranah Harga Strategis dibandingkan Harga atas untuk proses distribusi.

Mengingat Average para Broker yang cukup berpotensi ini ada sedikit lebih tinggi dari Closing dan Area Support serta psikologi kuat diangka 6.100 an yang semakin memperkuat potensi INCO untuk terjadinya Rebound ke areal Resistance terdekatnya diangka 6.850 dimana jika Operasional Q1 2026 Inco sendiri berhasil diselamatkn baik melalui faktor internal maupun Externah searusnya Potensi untuk melakukan Break out selanjutnya jadi semakin besar.

Karakteristik saham Inco sendiri sangat terikat kuat pada Fundamentalnya bukan batas harga psikologi Distribusi dan akuisisi sehingga ranah nya jauh lebih ke arah Investasi ketimbang Trading.

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy