imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

CKPN Turun, Laba Bersih BBRI Melonjak Signifikan 85%!!!

Setelah merilis laporan keuangan full year 2025, BBRI merilis laporan keuangan bulanan bank only posisi Januari 2026, menariknya perusahaan berhasil mencatat kenaikan laba bersih yang cukup signifikan.

Dari sisi pendapatan bunga sendiri terdapat kenaikan sebesar 2% menjadi Rp13,2 triliun dari periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp12,9 triliun. Kemudian pendapatan bunga bersihnya naik 10% menjadi Rp9,7 triliun.

Laba bersihnya ada kenaikan hingga mencapai 85% menjadi Rp3,7 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2 triliun.

Kenaikan laba bersih BBRI tersebut didorong oleh turunnya cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar 27% menjadi Rp4,12 triliun.

Dimana sebelumnya BBRI melakukan pencadangan kerugian yang cukup banyak tahun kemarin, hal ini dilakukan karena adanya potensi nasabah yang gagal bayar kewajibannya.

CKPN BBRI sendiri sejak tahun 2023 mengalami kenaikan, yang terus berlanjut hingga tahun 2025. Pencadangan perlu dilakukan karena perusahaan sudah menyalurkan dana kreditnya ke masyarakat, namun karena kondisi ekonomi yang kurang bagus, ada potensi nasabah tersebut tidak bisa membayar kewajibannya, sehingga perusahaan perlu mencadangkan kerugian.

Dengan kondisi sampai Januari 2026 yang mencatat penurunan CKPN, kondisi ini menjadi kabar yang positif bagi BBRI.

Jika melihat dari sisi pinjaman kredit BBRI juga cukup bagus karena ada kenaikan mencapai 12% secara yoy menjadi Rp1.354 triliun dari posisi Januari 2025 sebesar Rp1.209,5 triliun. Dari sisi simpanan dana pihak ketiga (DPK) ada kenaikan 10% menjadi Rp1.495 triliun.

Naiknya DPK terdorong oleh kenaikan giro dan tabungan (CASA) sebesar 16% yang memiliki beban bunga lebih rendah, kemudian DPK dari deposito ada penurunan 2% menjadi Rp450,4 triliun.

Langkah BBRI yang menurunkan DPK dari deposito membuat tingkat persentase kenaikan laba kotor atau pendapatan bunga bersihnya bisa lebih baik dari pendapatannya, karena deposito mempunyai beban bunga lebih tinggi, yang terdorong juga oleh penurunan suku bunga Bank Indonesia sebelumnya.

Jika ekonomi bisa membaik maka ada potensi yang positif untuk BBRI ke depan, namun kondisi ekonomi global yang saat ini tidak menentu karena ada perang antara AS & Israel dengan Iran menjadi sentimen negatif, apalagi ada kenaikan harga minyak cukup tinggi yang dikhawatirkan membuat inflasi melonjak.

Holder BBRI masih optimis dengan kinerja ke depan?

馃憠 Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.

Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

$BBRI $BBCA $BMRI

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy