imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saratoga, Keluarga Thohir, Keluarga Rachmat, dan rekan, secara esensi adalah salah satu (tapi bukan satu-satunya) Grup Berkshire, Buffett dan Munger-nya Indonesia

Yang perlu investor pahami adalah bahwa ada bisnis yang sifatnya cyclicals. Jadi se-wonderful apapun, ada saatnya dia peaking, ada saatnya dia bottoming. Di sinilah ada saatnya greedy saat market fearful, dan saatnya fearful saat market greedy

Tapi mereka juga punya bisnis-bisnis yang revenue-nya "sticky", demand-nya tidak elastis, dan tidak bergantung sama harga komoditas global, tapi rutin bagi dividen. Bisnis jasa yang asset light juga ada. Apalagi sekarang kepemilikan 1% udah dibuka, kamu jadi punya daftar menu yang lebih lengkap

Kalau kamu sudah:
1. Paham bisnis dan persaingan industrinya
2. Paham kesehatan keuangan dan arus kasnya
3. Paham rekam jejak kualitas dan GCG manajemennya, dan
4. Paham kejelasan katalisnya

Maka kamu sudah:
1. Paham mana pisau jatuh mana emas jatuh
2. Bisa fokus pada investasi ke diri sendiri, untuk value creation di dunia nyata
3. Tidak terpengaruh sama narasi-narasi dan sinyal-sinyal influencers

Tapi kalau salah satu saja kamu nggak paham, atau tahu tapi tahunya dari kata orang lain, maka niscaya:
1. Kamu ketahuan 'telanjang' saat laut surut: hanya bisa bernarasi cash is king, wait & see, tunggu pantulan, ketar-ketir nggak tahu 'bottom'-nya di mana
2. Kamu selalu dihantui kehabisan 'amunisi' atau 'dry powder' karena cashflow kamu di dunia nyata kacau
3. Kamu nggak punya pemikiran yang kritis dan mandiri/independen, bergantung sama calls influencers

$IHSG $ADRO $TAPG

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy