imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IHSG bertubi tubi dihajar...
Dimulai hajatan rebalancing MSCI, Goldman Sach, rating Moody's, Outlook Fitch sampai dengan agresi militer Trump-Netanyahu..semuanya berhasil mengoreksi cukup dalam indeks lebih dari 15% dari ATH-nya.
Hari hari ini pelaku pasar diselimuti ketidakpastian karena pengaruh fundamental ekonomi yang berdampak pada psikologi pasar.
1. Kebijakan fiskal yang terbatas, tetapi dengan spending yang kurang bijak akan membawa dampak semakin dalam kepada growth di sektor riil.
2. Kebijakan moneter dari BI yang secara kontinyu melakukan intervensi pasar valas, untuk menjaga stabilitas kurs agar tidak jatuh di atas 17rb IDR/USD, akan semakin mempertipis cadangan devisa yang ada. Sampai kapan akan bertahan cadangan devisa yang ada untuk menahan pelemahan yang ada?
3. Krisis di Timur Tengah, akan sangat berpengaruh di kehidupan masyarakat Indo, terutama krisis energi yang akan terjadi apabila perang berkepanjangan. Supply Minyak akan terganggu, otomatis Demand-nya tinggi, harga minyak pasti akan naik. Harga minyak naik, semua harga barang ikut naik, inflasi akan tinggi. Inflasi yang tinggi, dibarengi dengan daya beli melemah yang sudah terjadi sejak setahun terakhir bisa memperburuk kondisi ekonomi yang ada.
Harga minyak yang naik, juga pasti akan adanya resiko fiskal, karena sampai berapa kuat APBN mensubsidi BBM, ditengah fiskal yang terbatas ruang geraknya saat ini.

Semoga selalu sehat baik jiwa, raga, mental maupun porto klen.

$DADA $INDS

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy