imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Kokoliben

Pertama masalah harga sulfur sebagai cost paling besar di Smelter HPAL, harga melonjak naik karena penutupan selat Hormuz (mayoritas sulfur diimpor dari Arab). ini memukul semua emiten yang punya Smelter HPAL > $NCKL, INCO, MBMA

Kedua masalah Kuota tambang

$INCO cuma diapprove 30 persen atau dipotong 70 persen dari pengajuan jauh dari angka pemotongan nasional yang cuma 30 persen

$MBMA punya tambang Sulawesi Cahaya Mineral yang bermasalah AMDAL-nya dan berpotensi dipotong juga kuotanya dari 19 Juta ton tahun lalu (kebutuhan Smelter internal-nya cuma 5 Juta ton Biji Nikel)

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy