@hikmanazizy yang di permasalahkan bukan kuota impor bahan baku seperti jagung dari Amerika dan SBM dari brazil. tapi pasar konsumsi hasil produk ini.
dimana $JPFA $CPIN adalah raksasa besar hilirisasi ternak.
mereka jual
voer, pakan ternak
pullet
daging
telur kemasan
nugget
dan lain lain nya.
nah ada nya mbg dan suplay bisa dari perusahaan perusahaan ini. tapi rencana jangka panjang untuk MBG bukan seperti itu. pemerintah sudah membuka lahan ratusan ribu hektare jagung untuk hilirisasi ternak. dan sudah tercium ketika pemerintah membangun kandang produksi 20 triliun. itu untuk apa? jelas untuk hilirisasi pangan di MBG dan mungkin nanti di jual di KOPDES juga
