Kasus Sekuritas Lagi, OJK Makin Ganas Menyikat Sekuritas yang Diduga Nakal
Selama bertahun-tahun ada OJK di Indonesia, sekitar 25 tahun lah, baru kali ini saya lihat OJK benar-benar kerja menyikat para sekuritas yang diduga nakal. Saya sebutnya diduga ya karena belum ada putusan sidang jadi kita tidak bisa langsung menuduh. Bravo lah buat OJK yang sekarang. Bu Frederica memang cakep. Lanjut 2 periode kalau memang semangat begini. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Yang terbaru adalah salah satu sekuritas yang dianggap terlibat dalam menggoreng saham sultan Subang. Siapa itu Sultan Subang? Tinggal search aja di Google. Saham Sultan Subang itu ada 3 di IHSG, saya juga tidak perlu sebut namanya, tinggal cek aja di berita.
Intinya adalah 3 saham ini pernah digoreng pada zamannya, bikin nyangkut investor hingga investor yang pakai akun JP Morgan dan Standard Chartered pun nyangkut di sini.
Penyidik Utama OJK, Daniel Bolly Hyronimus Tifaona, menjelaskan penggeledahan ini dilakukan untuk mencari alat bukti terkait praktik insider trading. Adapun praktik tersebut disebut melanggar Undang-Undang (UU) tentang Pasar Modal Pasal 104 juncto Pasal 90 subsidair Pasal 107. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
"Perdagangan semu dan perdagangan orang dalam. Artinya membeli saham berdasarkan informasi dari orang dalam. Ini dalam pasar modal tidak boleh. Kita melakukan perdagangan semu, ini pun tidak boleh," ungkap Daniel kepada wartawan di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam praktik tersebut, pihak afiliasi penerima penjatahan pasti dari alokasi dana Initial Public Offering (IPO) atau fixed allotment dari saham Sultan Subang. Selain itu, terdapat dugaan penyampaian laporan penggunaan dana IPO saham sultan Subang yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Intinya nipu lah. IPO abal-abal dengan tujuan merampok duit investor ritel. Udah itu aja,
Jadi sebagai investor ritel, sadarilah posisi kita. Banyak predator pasar modal. Yang bisa melindungi diri kita hanyalah kita sendiri. Jangan sampai tergoda rayuan biawak yang ngakunya makan besar 35 mangkok Ikan Nila Dari Somalia padahal yang dimakan itu ya investor ritel.
Pakailah itu fitur Stockbit untuk belajar analisis sendiri biar tidak tergoda rayuan biawak makan besar yang terkutuk.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$ZATA $INDS $BMRI
1/2

