imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saya baru kelar baca pengumuman kepemilikan >=1%. Beberapa hal menarik, mulai dari good news-nya dulu

1. Dapen dan asuransi punya tendensi hold saham afiliasi mereka masing-masing. Dapen dan asuransi milik negara punya tendensi hold BUMN & LQ45. Ok nothing new

2. Ada dua diantara client-client saya yang saya baru tahu bahwa mereka berafiliasi. Jadi client yang satu punya saham di client saya yang lain, padahal sektornya beda dan saya nggak pernah melihat produk mereka berdampingan wkwk. Yang satu pernah mampir di porto, yang satu lagi udah dari lama masuk watchlist tapi masih menunggu momen yang tepat + cash lebih untuk saya beli. Saat ini masih ada emiten lain yang lebih compelling, terutama komoditas

3. Saya jadi baru sadar ternyata sebanyak itu Sogo Shosha punya saham di $IHSG. Jelas saya masukin watchlist semua yang sharia compliant. Mumpung lagi musim lapkeu full year juga jadi ada inspirasi mana aja yang mau saya due diligence lebih dalam

4. Porto engkong saya LKH sama sekali nggak mengejutkan. Nama-namanya memang nama-nama yang selalu muncul di screener saya, dan nama-nama yang sering saya diskusikan bersama sobat-sobat pena saya di Stockbit

Yang saya baru sadar adalah kalau kita lihat dari 5%, semua porto beliau adalah asset play. Tapi begitu dibuka sampai 1%, ternyata holdings beliau justru lebih berat di emiten-emiten DCF/FCF yield, plus beberapa saham deep value-high dividend yield

Ada sedikit saham growth juga dengan bobot kecil, yang udah lama ada di watchlist saya juga, dan saham-saham growth ini yang beneran growth secara fundamental ya, bukan yang growth menurut "story" influencers

Banyak yang fobia duluan sama fundamental karena dirasa butuh perhitungan yang kompleks, tapi setelah melihat porto beliau, saya bisa katakan engkong LKH adalah investor yang strateginya paling mudah di-copy kedua setelah Jack Bogle. Kalau kamu nggak mau run DCF sendiri, bisa pakai tools gratisan kaya Gurufocus. Kalau nggak mau pakai tools di luar Stockbit, tinggal pakai FCF yield and call it a day. Kalau ada yang dividend yield-nya gede ya itu bonus. Kalau tertarik growth bisa sebagai satellite tilt

5. Vanguard dan Invesco hold salah satu saham yang sama. And no, ini bukan saham yang selalu dibuat narasi "momentum story" karena mau masuk indeks global. And no, ini bukan saham "fundamental is dead". Andaikan saya memang menganggap bahwa "exit ke asing" atau "dibeli fund asing" adalah "momentum story" atau "story growth-nya masih panjang", saya sih langsung haka besok wkwk. Ada perbedaan antara yang ngerti arah dan tujuan fund asing sekaliber Vanguard dan Invesco dengan yang cuma tahu "momentum story" dari kata-kata influencers saja

6. Saya baru tahu $INDF punya saham di $MEGA. Entah saya yang mainnya kurang jauh atau mungkin karena universe saya hanya yang sharia compliant

7. Pemerintah negara luar juga ada yang punya saham di Indonesia, beberapa diantaranya pernah mampir di porto saya. Tentu saja saham-saham ini menarik untuk saya masukkan watchlist

8. Star Pacific megang saham di mana-mana, baik afiliasi Lippo maupun afiliasi selain Lippo. Ini conglomerate holding yang underrated dibandingkan Saratoga yang mungkin lebih popular karena figur-figurnya

Sekarang yang not so good news:

1. Reksa dana tempat kerja engkong saya--Peter Lynch--dulu, nyangkut di saham suspend gocap akibat repo saham. Pelajaran apa yang kita bisa ambil? Jangan terbuai sama influencers yang mengaku "tahu strategi hedge fund asing" karena big fund asing itu punya profil risiko yang berbeda. Fidelity itu nitip sendal di ratusan emiten per segmen per region, jadi nyangkut di begituan ya geli-geli aja buat dia, dan ingat mereka profit itu bukan dari capital gain melainkan dari fee nasabah. Adapun rekam jejak return mereka itu hanyalah bahan marketing saja

2. Vanguard nyangkut di salah satu saham kasus gorengan Asabri-Jiwasraya. Sama kaya poin 1 tapi yang ini lebih what the heck

3. Nama influencer VVIP yang baru kena denda OJK karena saham gorengan bermodalkan pamer warna mclaren dan "saya mau makan..." akhirnya muncul

4. BANYAK PAKE BANGET saham yang dipegang oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI

Dari empat fakta di atas saja sudah obvious bahwa pasar modal RI is NOT a safe place. I wouldn't tell anyone to touch it unless they know what they're doing. And I wouldn't assume anyone knows what they're doing unless they AT LEAST understand FCF yield

https://cutt.ly/LtE6fDJU

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy