imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Harga Saham Turun, Gimana Cara Kami Lakukan Averaging Down?

Ada salah satu contoh saham yang kami beli di bulan April 2025, dimana harga saham tersebut sebelumnya pernah mencapai level tertingginya kisaran hampir 1.200, dan turun mencapai level 600an.

Disitu kami melihat kalau harga saham sudah turun sekitar 50%, maka jika nantinya bisa balik ke harga tertinggi kisaran 1.200, ada potensi kenaikan 100% untuk harga sahamnya.

Waktu itu kami beli di harga sekitar 680an, dan perjalanan setelah beli saham sempat naik ke level 900an, tapi kembali turun hingga -20%. Apakah kami langsung averaging down? jawabannya tidak, karena masih menunggu rilis laporan keuangan terbarunya.

Jika kinerjanya tetap bagus maka akan dilakukan averaging down, tapi kalau kinerjanya jelek dan tidak bisa ditoleransi, maka akan kami cut loss.

Kemudian perusahaan tersebut merilis laporan keuangan terbaru, untuk kinerjanya masih bagus, dan prospeknya juga tetap positif dimana kami yakin kinerja labanya tahun 2026 lebih baik dari 2025, disitu kami melakukan averaging down, jadi kami beli kembali saat harga kisaran 560 - 570, sampai saat ini juga masih kami hold.

Dimana sebelumnya sempat minus hingga 19,6% dengan harga rata-rata 672,29, kemudian ada averaging down yang membuat harga rata-rata sekarang menjadi 642, dan saat ini posisinya floating profit 9,1%.

Acuan beli sahamnya saat itu ketika rilis laporan keuangan Q1 2025, dimana kinerjanya bertumbuh yang mencatat kenaikan pendapatan sebesar 17% dan labanya hingga 21% secara yoy, tapi harga sahamnya terjadi penurunan.

Kemudian apa alasan kedua tambah muatan setelahnya, kami selalu mereview rilis kinerja terbarunya, waktu itu kinerja kuartalannya bagus. Dimana sampai Q3 2025 ada kenaikan laba bersih hingga 55% secara qoq.

Kinerja yang melanjutkan pertumbuhan dengan prospek yang positif membuat kami melakukan averaging down di saham tersebut, kemudian alokasinya juga masih kecil kisaran 10% dari total portfolio, yang setelahnya ditambah menjadi 20%. Kemudian setelah 20% ini akan tetap hold asalkan kinerjanya masih tetap bagus.

Dengan cara tersebut juga membuat kinerja portfolio kami bagus dalam jangka panjang yang bertumbuh mencapai 241%, dibandingkan dengan IHSG yang naik 37,3%.

Bulan ini sudah ada yang averaging down?

馃憠聽Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.

Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

$IHSG $BBRI $BBCA

Read more...

1/5

testestestestes
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy