Pasar saham adalah cerminan emosi kolektif. Bagi saya, Pertarungan terbesar dalam trading/investasi bukan melawan whele atau berita global, melainkan antara Prefrontal Cortex (Logika) dan Amigdala (Pusat Emosi) di otak kita sendiri.
馃搶ingin ilmu gratis lainnya? Follow & cek postingan saya.
馃搱Saat Bull Market : Euforia yang dominan terjadi
Logika sering kalah oleh rasa FOMO (Fear of Missing Out) dan Greed (keserakahan). Amigdala memicu keinginan untuk membeli sebanyak-banyaknya karena takut ketinggalan kereta, padahal fundamental & growth mungkin sudah tidak sebanding dengan harganya.
馃搲 Saat Bear Market : Kepanikan yang dominan terjadi
Logika lumpuh karena rasa takut. Amigdala memicu respon fight-or-flight, mendorong tindakan impulsif seperti Panic Selling di harga terendah. Hal ini diperparah oleh Loss Aversion Bias, yaitu rasa sakit kehilangan uang terasa dua kali lebih tajam daripada kesenangan saat untung.
Lalu apa Langkah Rasionalnya? Bagi saya, Investasi adalah 10% strategi dan 90% pengendalian diri. Kunci sukses adalah memiliki rencana disiplin yang dijalankan berdasarkan analisis data, bukan berdasarkan emosi sesaat.
$IHSG $DOW30 $NIKKEI
