Apakah Iran vs Israel (USA) lebih dari rusia vs ukraina?

Di tulisan ini, saya mau minta maaf terkait prediksi saya tempo hari meleset jauh. Waktu itu saya kira Trump cuma gertak seperti biasa untuk narik simpati politik jelang transisi, eh ternyata benar-benar diserang itu Iran. Buat yang belum sempat baca pemikiran saya sebelumnya, bisa cek di sini ya
https://stockbit.com/post/28700577
(tapi ya abaikan saja tebakan salah saya itu).

Kalau kita telaah lebih dalam secara geopolitik, situasi ini sepertinya sudah ada kesepakatan di balik layar antara usa, Israel, dan mr putin. Semacam barter taktis antar negara besar. US dan Israel dapat lampu hijau buat menyerang Iran, tapi dengan syarat Rusia diam dan tidak ikut campur membela Iran. Sebagai kompensasinya? Amrik sepertinya mulai menarik diri dari Eropa terkait urusan perang Ukraina. Pantas saja kan belakangan ini narasi bantuan dari barat ke ukraina mulai ditarik ulur.

Yang paling diuntungkan jelas Rusia. Eropa kemarin sibuk embargo energi Rusia, nah sekarang Timur Tengah kacau, pasokan energi Eropa mau tidak mau hilang salah satunya setelah mereka memerangi Rusia. Kedinginan lah Eropa nanti, ujung-ujungnya pasti harus ngemis cari gas dan minyak ke Rusia lagi kan.

Coba kita pikir agak lompat sedikit, target AS ini sebenarnya bukan sekadar menghancurkan Iran semata. Target utamanya itu menghajar ekonomi China secara tidak langsung melalui jalur logistik energi. China itu kan pembeli minyak yang luar biasa besar lewat Selat Hormuz, mereka pelanggan utamanya Iran buat muterin roda pabrik mereka. Kalau selat itu ditutup atau supply Iran lumpuh, yang paling megap-megap ruginya ya jelas China, India, dan bbrp negara asia lainnya, bahkan Korut ikutan rugi.

Apalagi sekarang usa perlahan sudah menguasai ladang minyak Venezuela. Mereka butuh pelanggan baru skala raksasa, dan ternyata Indonesia yang diproyeksikan masuk. Kita dapat deal yang gak fair trade sebenarnya, jatuhnya rugi di Indonesia karena harganya disetir sama mrk. Tapi ya mau bagaimana lagi, posisi tawar kita mungkin lagi lemah jadi terpaksa ikut saja perjanjian dagangnya.

Di sisi lain, serangan brutal ini saya lihat sebagai psy war untuk menakuti negara-negara muslim di Timur Tengah, terutama yang kontra terhadap Israel. Mereka seolah ngasih pesan keras, kalau AS dan Israel itu bukan main-main. Terus ada yg nanya, apakah China dan Korut bakal mem-backing Iran buat balas dendam? Rasanya kok tidak mungkin sampai ke sana. Liat saja Venezuela kemarin yang bersahabat sangat dekat dengan China, waktu digoyang habis-habisan sama AS juga dibiarkan saja sama mereka. Jadi jangan terlalu berharap ada perang blok timur vs barat secara terang-terangan ngebela Iran. Ujungnya negara-negara itu cuma nyelamatin kepentingan masing2.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un teruntuk Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Benar-benar eskalasi yang di luar dugaan sampai beliau juga syahid. Kadang sedih dan merinding liat video-video yang beredar. Tapi di tengah kegetiran ini, saya jadi teringat firman di Al-Quran yang mengatakan... "Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki." (QS. Ali 'Imran: 169).

Kira-kira menurut teman-teman besok IHSG bakal ARB berjamaah kena panic selling atau malah emiten energi bakal loncat lagi kayak pas krisis Rusia-Ukraina kemarin?

$ANTM $MEDC $ITMG

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy