@investorbless untuk import ini sebenarnya agak lucu. pertama dirut memaksakan menggunakan 4x4 dimana berdasarkan bps 80% jalan desa sudah teraspal. jika jalan biasa dipake 4x4 maka bahan bakarnya lebih boros. jika tidak digunakan artinya mubazir. kedua pengadaannya ini panjang. awalnya india hanya bisa 2000 unit. tp setelah negosiasi panjang akhirnya mereka bersedia menyanggupi 105000 unit. sedangkan produsen dalam negeri hanya dikasih waktu sebulan dengan kendaraan bahkan mitsubishi mengaku mereka tidak dihubungi agrinas
https://cutt.ly/vtEPPPqS
padahal dari produsen lokal mereka yg basisnya 4x2 dengan jumlah yg besar. dan baru deal setelah heboh? mengapa india terasa seperti anak kesayangan dimana mereka mendapatkan waktu panjang hanya untuk negosiasi sedangkan produk dalam negeri di anak tirikan dan dipaksakan harus 4x4? padahal mereka sudah teruji dan terbukti dimedan indonesia selama ini dengan kendaraannya 4x2. masih teringat kasus pengadaan chromebook saja hanya krn spek. kali ini jumlahnya jauh lebih fantastis. saat ini icw, kpk dan dpr telah menyoroti import ini. jika dibatalkan maka akan ada penalty yg cukup besar. belum selesai disini dirut agrinas juga berencana membeli 160rb motor roda tiga dan sebagian dari produsen lokal. namun krn dalam jumlah besar produsen lokal kewalahan. hal ini wajar krn waktu yg diberikan cukup cepat dalam jumlah besar. disisi lain anggota dpr juga menyoroti dirut agrinas yang terburu buru mengimport kendaraan disaat per februari 2026 baru 857 unit bangunan koperasi yang berstatus bangunan jadi dari target 80rb gerai
https://cutt.ly/MtEPPPuH
jika seandainya seluruh program mengandalkan produsen lokal maka ini akan memberikan multiplier effect pada ekonomi dan menjadi pendorong industri otomotif dalam negeri $DRMA $AUTO $PART

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy