Peta Suksesi Iran Pascakematian Ayatollah Ali Khamenei Mulai Mengerucut
Kematian Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026 meninggalkan kekosongan kekuasaan terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran. Wafatnya pemimpin berusia 86 tahun itu memaksa Teheran memasuki fase transisi paling rentan di tengah memanasnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menurut laporan The Times of India yang mengutip riset dari Council on Foreign Relations, lima tokoh kini menonjol sebagai calon penerus. Ayatollah Alireza Arafi berada di posisi terdepan berkat pengaruhnya di Dewan Pengawal serta Majelis Ahli, sementara Mohsen Qomi mengandalkan kedekatan personalnya dengan Khamenei semasa hidup.
Ayatollah Mohsen Araki juga masuk daftar kandidat melalui posisinya sebagai anggota senior Majelis Ahli. Dari kubu keamanan, Kepala Kehakiman Gholam Hossein Mohseni Ejei menjadi pilihan potensial karena pengalaman panjangnya di bidang intelijen. Sementara itu, Ayatollah Hashem Hosseini Bushehri membawa basis dukungan kuat dari kota suci Qom.
Para analis menilai seluruh kandidat menghadapi tantangan serupa: usia yang sudah lanjut dan minimnya otoritas politik yang mampu menyamai dominasi Khamenei selama lebih dari tiga dekade. Kekosongan kepemimpinan ini diprediksi menjadi penentu arah masa depan Iran sekaligus memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah. Selengkapnya https://cutt.ly/1tEWLCOt
Random Tag: $BMRI $ENRG $BREN