imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Berita dunia isinya konflik terus.

Dari perang antara:
Rusia vs Ukraina
Iran vs AS
Israel vs Iran
Pakistan vs Afghanistan
Israel vs Palestina

Media penuh dengan headline perang, ketegangan geopolitik, perang tarif, dan ancaman eskalasi.

Tapi kalau kita tarik mundur, dunia memang tidak pernah benar-benar bebas dari konflik. Dari perang dunia, perang dingin, perang tarif, krisis timur tengah sampai konflik regional lainnya selalu ada fase ketegangan global. Artinya perang BUKAN fenomena baru yang tiba-tiba muncul di tahun ini.

Pasar pun $IHSG sebenarnya sudah sangat terbiasa dengan siklus seperti ini. Setiap ada eskalasi, aset safe haven seperti emas langsung naik bahkan sempat mencetak ATH. Komoditas yang berkaitan dengan perangpun biasanya akan melonjak naik karena banyak faktor yang mempengaruhinya.

Namun yang perlu diingat, pasar bergerak bukan hanya karena berita negatif seperti perang, tapi karena ekspektasi.

Kalau konfliknya sudah LAMA berlangsung dan informasinya sudah BERULANG hanya BEDA negara saja yang perang, biasanya dampaknya ke market juga “MINIM”. Jadi TIDAK semua headline perlu ditanggapi dengan panik sell.

Dunia memang penuh dinamika. Tapi panik sell juga bukan keputusan yang tepat. Tetap Tenang, rasional, dan disiplin pada strategi masing-masing.

Karena sering kali yang paling berbahaya bukanlah perang itu sendiri, melainkan kepanikan kita terhadap berita tentang perang.

Kalau kalian perhatikan setiap tahun menjelang lebaran idul fitri juga biasanya market bakal koreksi kok karena banyak pelaku pasar memilih untuk take profit efek dari market bakal libur panjang, sebenarnya berita perang itu hanya bumbu tambahan untuk market koreksi.

Btw perlu diingat juga IHSG udah ATH dan membutuhkan koreksi sehat hingga sideways biar pijakannya lebih kuat ketika ingin cetak ATH lg.

$BBRI $BMRI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy