imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Engkong saya, Peter Lynch, membagi growth story dan turnaround story ke dalam dua kategori story yang berbeda

Kedua story itu valid untuk investasi, tapi bisa menjadi senjata makan tuan jika kita mixed up, menyamakan atau mengira turnaround story sebagai growth story

Secara bahasa, turnaround itu artinya berputar balik. Contoh sederhananya perusahaan dengan laba 2024 -1 miliar, 2025 jadi 100 miliar. Berapa persen growth yoy-nya?

Banyak lapkeu yang labanya naik 1000++% yoy, lalu dinarasikan sebagai, "story growth-nya masih panjang." Padahal secara matematis, laba naik 1000% yoy itu artinya laba tahun lalu adalah 1/10 dari tahun ini. Ini bisa terjadi pada perusahaan yang pas IPO masih project pembangunan aset yang belum beroperasi, lalu ketika mereka pertama kali beroperasi, mereka punya laba dari usaha inti dari yang sebelumnya hanya dari anak usaha, afiliasi, atau jual aset. Perusahaan backdoor juga bisa mengalami hal yang sama

Bedanya growth story dengan turnaround story bukanlah dari persentasenya. Growth story adalah tentang competitive advantage-nya, runway total addressable market (TAM)-nya, hingga opsionalitasnya. Sederhananya, seberapa likely perusahaan ini membukukan growth yang konsisten selama 10, 20, 30 tahun berturut-turut?

Jadi jika kita membandingkan growth dari sektor yang sama, pertanyaan yang tepat bukanlah siapa yang persentasenya lebih besar, melainkan siapa yang paling likely untuk mengulang persentase growth tersebut beberapa dekade berturut-turut? Berapa dekadenya tergantung dari horizon tujuan keuangan masing-masing

$SIDO $UNTR $IHSG

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy