imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UNTR

UNTR: Laba Bersih -24% YoY pada 2025, di Bawah Ekspektasi

Stockbit's take:

- United Tractors ($UNTR) mencatat laba bersih sebesar Rp3,3 T pada 4Q25 (+0% QoQ, -15% YoY). Hasil ini membuat laba bersih selama 2025 mencapai Rp14,8 T (-24% YoY), di bawah ekspektasi (setara 92% estimasi 2025F konsensus).

- Penurunan laba bersih dipengaruhi oleh kerugian penurunan nilai atas investasi pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) senilai Rp866,1 M. Mengecualikan kerugian tersebut, laba bersih tetap turun -20% YoY pada 2025, tetapi relatif sejalan dengan ekspektasi (setara 97% estimasi 2025F konsensus).

- Opex juga naik +33% QoQ/+15% YoY pada 4Q25/2025, seiring adanya penambahan provisi atas penurunan nilai piutang usaha senilai Rp587 M (vs, 2024: Rp39 M).

- Secara segmental, segmen ‘Emas dan Mineral Lainnya’ menjadi penopang kinerja UNTR. Sementara itu, hampir seluruh segmen lainnya mencatat kenaikan laba bersih secara kuartalan pada 4Q25 (kecuali segmen ‘Others’). Namun demikian, seluruh segmen selain ‘Emas dan Mineral Lainnya’ tetap mencatat penurunan kinerja secara tahunan sepanjang 2025.

Segmen Emas dan Mineral Lainnya Topang Kinerja 4Q25/2025

Laba bersih segmen ini meningkat +104% QoQ/+79% YoY pada 4Q25/2025. Hasil yang solid tersebut didukung oleh kenaikan harga emas, meski volume penjualan emas turun -6% QoQ/-2% YoY pada 4Q25/2025 seiring fasilitas tailings yang mendekati kapasitas maksimum. Di sisi lain, penjualan nikel naik +4% YoY selama 2025, meski turun -25% QoQ pada 4Q25. Dinamika tersebut mendorong margin laba bersih segmen meningkat menjadi 32% selama 4Q25 (+1459 bps QoQ) dan 20,9% selama 2025 (+436 bps YoY).

Segmen ‘Others’ Catat Rugi Bersih Pada 4Q25

Segmen ‘Others’ catat rugi bersih sebesar Rp1,1 T pada 4Q25 (vs. 3Q25: laba bersih Rp93 M). Kerugian ini terutama disebabkan oleh penurunan nilai investasi pada SERD akibat kendala operasional. SERD sendiri bergerak dalam bidang pembangkit listrik tenaga panas bumi dan merupakan entitas joint venture perseroan.

Segmen Lainnya Catat Kenaikan Laba Bersih secara QoQ pada 4Q25, tapi Turun secara YoY selama 2025

Segmen ‘Mining Contracting’ mencatat kenaikan laba bersih sebesar +1% QoQ pada 4Q25, tetapi turun -34% YoY selama 2025. Volume overburden removal turun -9% QoQ/-10% YoY pada 4Q25/2025, meski tarif pengerjaan meningkat +6% QoQ/+5% YoY.

Segmen ‘Batu Bara’ mencatat laba bersih sebesar Rp347 M pada 4Q25 (vs. 3Q25: rugi Rp23 M), tetapi turun -37% YoY selama 2025. Perbaikan kuartalan didorong oleh pemulihan harga jual rata-rata (+4% QoQ), meskipun secara tahunan masih turun -11% YoY.

Secara keseluruhan, metrik operasional UNTR relatif sejalan dengan ekspektasi, setara dengan 97–103% guidance 2025F manajemen yang telah direvisi turun. Manajemen UNTR sendiri sebelumnya telah memberikan guidance metrik operasional untuk tahun 2026 pada earnings call 9M25.

----------

Everson Sugianto (@EversonSugianto)
Investment Analyst Stockbit

https://stockbit.com/post/29026046

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy